Lintasan Sejarah 18 Mei 2018
Hari ini, Kamis tanggal 18 Mei 2018 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 2 Ramadhan 1439 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 28 Ordibehest 1397 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari ini di tahun-tahun yang lampau.
Iran Peringati Hari Omar Khayyam
Tanggal 28 Ordibehesht, Republik Islam Iran memperingatinya sebagai Hari Omar Khayyam Neishabouri, ilmuwan besar Iran.
Abul Futuh Omar bin Ibrahim Khayyam Neishabouri adalah filsuf, matematikawan, ahli perbintangan, dokter, penyair dan penulis besar Iran yang hidup di akhir abad kelima dan awal abad keenam hijriah qamariah. Omar Khayyam lahir sekitar tahun 417 hingga 440 Hq di Neishabour.
Omar Khayyam merupakan tokoh sejarah dan banyak kisah yang dibuat mengenai pribadinya. Kisah hidupnya yang dibuat seperti legenda inilah yang membuat tidak ada kesepakatan mengenai kehidupan dan pandangan-pandangannya di antara para peneliti. Omar Khayyam lebih dikenal sebagai filsuf, dokter, ahli perbintangan dan matematikawan.
Syair Rubaiyat Omar Khayyam dibuat dengan sangat sederhana, tanpa dipaksakan, tapi disertai dengan kefasihan luar biasa dan memiliki makna yang tinggi dalam kata yang ringkas.
Di bidang matematika, Omar Khayyam memiliki sejumlah karya besar seperti buku al-Jabr dan al-Muqabilah. Beliau juga ditugaskan memperbaiki penanggalan Iran dan mendirikan observatorium.
Omar Khayyam meninggal dunia sekitar tahun 515 hingga 525 Hq. Makam filsuf Omar Khayyam Neishabouri berada di kota Neishabour yang berdekatan dengan Imamzadeh Mohammad Mahrouq Neishabour.
Zujaji Nahawandi Wafat
1099 tahun yang lalu, tanggal 2 Ramadan 340 HQ, Abdul Rahman Zujaji Nahawandi, seorang sastrawan, ahli bahasa, dan ahli fiqih abad ke-4 hijriah, meninggal dunia di Damaskus.
Abdul Rahman Zujaji Nahawandi menuntut ilmu fiqih dan bahasa dari ulama-ulama terkemuka di zamannya, di antaranya Ibnu Durayd.
Abdul Rahman Zujaji Nahawandi banyak meninggalkan karya penulisan, di antaranya berjudul "al-Idhah".
Perancis Mulai Menginvasi Aljazair
188 tahun yang lalu, tanggal 18 Mei tahun 1830, tentara Perancis memulai invasinya ke Aljazair atas perintah Raja Charol Kesepuluh.
Alasan yang diungkapkan oleh raja Perancis atas invasinya ini adalah karena dalam usahanya menagih piutang dari Perancis yang jumlahnya mencapai 7 juta Frank, pemerintah Aljazair telah memberikan ancaman terhadap Perancis.
Berlawanan dengan perkiraan pemerintah Perancis, rakyat Aljazair melakukan perlawanan gigih terhadap invasi tersebut. Namun akhirnya Perancis berhasil menduduki negeri itu dan menjajahnya hingga tahun 1962.