May 22, 2018 09:19 Asia/Jakarta

Hari ini, Selasa tanggal 22 Mei 2018 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 6 Ramadhan 1439 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 1 Khordad 1397 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari ini di tahun-tahun yang lampau.

Iran Peringati Hari Mulla Sadra

Tanggal 1 Khordad, Republik Islam Iran memperingati Hari Mulla Sadra.

Sadr ad-Din Mohammad Shirazi yang dikenal dengan sebutan Sadr al-Mutaallihin dan Mulla Sadra lahir pada 9 Jumadil Awal 980 HQ di kota Shiraz. Fondasi keilmuan dan akhlaknya dibangun dengan menghadiri kuliah yang disampaikan gurunya Sheikh Bahai, ulama besar di masa kekuasaan Dinasti Safavi, Persia. Setelah itu beliau belajar filsafat, teologi dan irfan kepada Mirdamad dan ilmu-ilmu alam, matematika, perbintangan dan arsitektur pada Hakim Abul Qasem Mir Fandaraski.

Dengan penguasaannya akan filsafat Paripatetik, Iluminasi, Mulla Sadra kemudian sistem pemikiran filsafatnya dan menamakan aliran pemikirannya dengan Hikmah Muta’aliyah. Beliau menggabungkan empat aliran pemikiran penting seperti irfan, filsafat yang mencakup Paripatetik dan Iluminasi serta ajaran agama Islam dan membangun basis filsafat Hikmah Muta’aliyah.

Mulla Sadra dalam bangunan filsafatnya berhasil menggabungkan irfan, filsafat dan agama atau penyucian jiwa, rasionalitas dan wahyu dalam sebuah sistem pemikiran yang harmonis. Mulla Sadra berusaha menafsirkan agama dengan pendekatan irfan dan filsafat. Beliau meninggalkan banyak karya tulis dan yang terpenting adalah buku monumentalnya al-Asfar al-Arba’ah.

Akhirnya alim dan filsuf ini meninggal dunia pada 1050 HQ di usia 70 tahun di kota Basrah dan dikebumikan di kota itu juga.

Mulla Sadra

Abu Ali Sallar Wafat

976 tahun yang lalu, tanggal 6 Ramadan 463 HQ, Hamzah bin Abdullah Sallar, seorang ulama muslim abad ke-5 Hijriah, meninggal dunia di kota Tabriz, barat daya Iran.

Hamzah bin Abdullah Sallar dijuluki dengan nama Abu Ali. Abu Ali merupakan salah satu murid terkenal dari Syeikh Mufid dan Sayid Murtadha Alamul Huda, dua ulama besar pada masa itu.

Karya Abu Ali Sallar yang paling terkenal adalah kitab berjudul "al-Marasim al-Alawiyah wal al-Ahkam an-Nabawiyah". Selain itu, dia juga menulis sepuluh jilid kitab fiqih berjudul "Jawami'ul Fiqih".

Sejarah