Lintasan Sejarah 24 Mei 2018
Hari ini, Kamis tanggal 24 Mei 2018 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 8 Ramadhan 1439 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 3 Khordad 1397 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari ini di tahun-tahun yang lampau.
Ali Dabiran Wafat
764 tahun yang lalu, tanggal 8 Ramadhan 675 HQ, Najmuddin Ali Dabiran, yang terkenal dengan nama Katibi, seorang filsuf dan ahli perbintangan terkemuka Iran, meninggal dunia.
Informasi mengenai riwayat kehidupan Katibi tidak banyak diperoleh. Namun, diketahui bahwa Nashiruddin Thusi seorang ulama besar masa itu, telah meminta Katibi untuk mendampinginya dalam pekerjaan di observatorium "Maraghe" yang terkenal di zaman itu.
Ilmuwan muslim ini dalam waktu yang cukup lama bekerja di observatorium tersebut. Selain itu, Katibi juga banyak meninggalkan karya penulisan di bidang filsafat dan logika, di antaranya berjudul "Jami'ud Daqayiq" dan "Hikmatul Ain".
Misbach, Tokoh Sarekat Islam Wafat
92 tahun yang lalu, tanggal 24 Mei 1926 ,Misbach atau dikenal dengan Haji Merah mengakhiri perjuangan panjangnya karena terkena penyakit Malaria dalam pembuangannya. Ia dikuburkan di Penidi, Manokwari.
Lahir di Kauman, Surakarta, pada 1876. Misbach pernah masuk Sarekat Islam pada tahun 1912, namun baru aktif pada tahun 1914. Misbach pun sempat masuk ke anggotaan Muhammadiyah. Misbach dikenal gigih meluncurkan gagasan dengan menerbitkan surat kabar Islam, mendirikan sekolah-sekolah Islam, dan mendukung pemogokan-pemogokan petani dan buruh di Jawa Tengah seperti Kartosura, Banyudono, Ponggok, dan Tegalgondo.
Hari Pembebasan Kota Khorramshahr
36 tahun yang lalu, tanggal 3 Khordad 1361 HS, para pejuang Iran berhasil membebaskan kota Khorramshahr dari tangan pasukan rezim Baath, Irak.
Empat tahap operasi gemilang Baitul Maqdis dimulai pada 1 Khordad 1361 HS dengan tujuan membebaskan Khorramshahr. Operasi ini dilakukan dengan sandi Ya Muhammad Rasulullah.
Menyusul kemenangan besar ini, pertahanan musuh satu persatu akhirnya berhasil dihancurkan oleh para pejuang Iran dan mereka mulai meninggalkan tanah Khorramshar. Pada pukul 6.15 pagi hari Ahad 2 Khordad 1361 HS, pasukan Iran mengepung Khorramshar yang membuat musuh tidak punya pilihan lain, kecuali melarikan diri.
Keesokan harinya 3 Khordad 1361 HS, anasir Baath berusaha kembali menguasai daerah-daerah yang telah dibebaskan para pejuang Iran, tapi berkat kejelian para pejuang Iran, maksud itu tidak berhasil. Akhirnya setelah diduduki selama lebih dari 578 hari, kota Khorramshar berhasil dibebaskan dari tentara Irak.
Imam Khomeini ra ketika mendengar berita pembebasan kota Khorramshar langsung mengatakan, "Allah yang membebaskan kota Khorramshar."