Jun 23, 2018 15:12 Asia/Jakarta

Hari ini, sambil mempelajari bahasa Persia, Anda kami ajak mengenal sekilas tentang pemilu di Iran. Menarik bukan?

Jumat merupakan hari libur akhir pekan di Iran. Biasanya setiap malam jumat, banyak warga Iran yang pergi ke masjid-masjid menghadiri beragam acara keagamaan. Sebagian lagi bercengkerama bersama keluarga dan sahabat dengan mengunjungi berbagai taman yang tersebar di berbagai sudut kota dan sekitarnya. Tehran, kota terbesar di Iran memiliki banyak taman dan hutan kota. Banyak keluarga yang pergi ke taman sambil membawa hidangan makan malam yang telah mereka persiapkan dari rumah. Namun banyak juga warga Tehran yang bersilaturahmi di malam jumat, mendatangi rumah sanak saudara dan sabahat.

Kebebetulan malam ini, Said teman sekelas Muhammad, baru datang dari Shiraz. Karena itu, Ramin, Hamid dan beberapa teman lainnya malam ini berencana pergi ke rumah Said. Hamid pun segera menelpon Muhammad untuk mengajaknya pergi bersama-sama ke rumah Said.

Rekan setia, sebelum kita simak bersama percakapan telepon Hamid dan Muhammad, seperti biasanya kita pelajari terlebih dahulu beberapa kosa kata penting berikut!

Alou

الو Halo

Befarmaid

بفرمایید Silakan

Man sohbat mikonam

من صحبت می کنم Saya berbicara

Man mikhoham sohbat konam

من می خواهم صحبت کنم Saya ingin bicara

Otaq

اتاق Kamar

Charsad-o hefdah

چهارصد و هفده 417

Goushi

گوشی Pesawat telepon

Lahzeh

لحظه Sebentar

Khedmat

خدمت Melayani

Goushi chand lahzeh khedmatetan

گوشی چند لحظه خدمتتان Mohon Anda tunggu sebentar

Halat chetour ast?

حالت چطور است؟ Bagaimana kabarmu?

Tu chetouri?

تو چطوری؟ Kamu apa kabar?

Tu hasti?

تو هستی؟ Ini kamu?

Khubam

خوبم Aku baik

Bad nistam

بد نیستم Aku lumayan baik

Che khabar?

چه خبر Apa kabar? Ada apa ini?

Emshab

امشب Malam ini

Ma miravim

ما می رویم Kami pergi

Ma mikhahim beravim

ما می خواهیم برویم Kami ingin pergi

Shab neshini

شب نشینی Bergadang malam

Khaneh

خانه Rumah

Tu miayi?

تو می آیی Kamu mau datang?

Digar chist?

دیگر چیست Apa lagi?

Mehmani

مهمانی Bertamu

Sadeh

ساده Sederhana

Badaz

بعد از Setelah

Sham

شام Makan malam

Dustan

دوستم Teman-teman

Anha miayand

آنها می آیند Mereka datang

Khoush migozarad

خوش می گذرد Sangat menyenangkan

Davat

دعوت Undangan

Man nadaram

من ندارم Aku tidak punya

Lazim nist

لازم نیست Tidak perlu

Man telfon kardam

من تلفن کردم Saya telepon

Ma miayim

ما می آییم Kami datang

Man goftam

من گفتم Aku bilang

Chand nafar az…

چند نفر از ... Berapa orang dari...

Saate chand?

ساعت چند؟ Jam berapa?

Shoma miravid

شما می روید Kamu pergi

Hudude

حدود Sekitar

Nuh

نه Sembilan

Farda

فردا Besok

Tatil

تعطیل Hari libur

Ma hastim

ما هستیم Kami ada

Ma mitavanim baham bashim

ما می توانیم با هم باشیم Kita bisa bersama-sama

Rasti

راستی Sebenarnya

Hafteh

هفته Pekan, minggu

Pish

پیش Sebelum

U bargashteh ast

او برگشته Dia kembali

Baleh

بله Iya

Mah

ماه Bulan

Qabl

قبل Sebelum

Az yek mahe qabl

از یک ماه قبل Dari sebulan lalu

Ma nadideh-im

ما ندیده ایم Kami tidak melihat

Ma miravim

ما می رویم Kami pergi

Tu miayi

تو می آیی Kamu datang

Man nadaram

من ندارم Saya tidak punya

Kar

کار Pekerjaan

Mohem

مهم Penting

Pirahan

پیراهن Baju

Man otu mikonam

من اتو کردم Saya menyetrika

Man bayad otu konam

من باید اتو کنم Saya harus menyetrika

Man amadem mishavam

من آماده می شوم Saya siap

Ma mantazeret hastim

ما منتظرت هستیم Kami tunggu kamu

Kheyaban

خیابان Jalan

Sare kheyaban

سر خیابان Pinggir jalan

Hatman

حتما Pasti

Khoda hafez

خدا حافظ Sampai jumpa (Tuhan melindungimu)

 

Sekarang ini, Hamid tengah menelpon ke asrama kampus Muhammad melalui operator asrama.

Rekan setia, kini kita pelajari dan simak seksama percakapan Muhammad dan Hamid.

Operator

Hallo. Silakan

Hamid

Hallo, salam. Saya ingin berbicara dengan dengan Muhammad. Kamar 417.

Operator

Salam. Mohon Anda tunggu sebentar.

Muhammad

Hallo, silakan.

Hamid

Salam Muhammad. Bagaimana kabarmu?

Muhammad

Salam Hamid. Ini kamu? Aku baik-baik saja. Kamu  bagaimana?

Hamid

Aku lumayan baik.

Muhammad

Ada apa ini?

Hamid

Malam ini kami ingin pergi ke rumah Said untuk shab neshini (bergadang malam). Kamu mau datang?

Muhammad

Shab neshini? Apa lagi itu?

Hamid

Shab neshini itu seperti perjamuan tamu secara sederhana setelah makan. Teman-teman lain juga datang. Sangat menyenangkan.

Muhammad

Tapi saya kan tidak diundang.

Hamid

Untuk shab neshini tidak perlu undangan. Aku menelpon Said dan aku bilang akan pergi ke rumah dia dengan beberapa teman.

Muhammad

Kalian akan pergi jam berapa?

Hamid

Sekitar jam sembilan. Besok juga libur. Kita bisa bersama-sama beberapa jam.

Muhammad

Sebenarnya, bukankah dua minggu lalu Said pergi ke Shiraz. Dia sudah balik dari Shiraz?

Hamid

Iya. Kami pergi ke rumahnya, karena sejak sebulan lalu saya tidak melihatnya lagi. Kamu mau datang?

Muhammad

Aku tidak punya pekerjaan penting. Tapi aku mesti menyetrika bajuku dulu. Jam sembilan aku sudah siap.

Hamid

Kalau begitu aku dan Ramin akan menunggu kamu di pinggir jalan.

Muhammad

Ok. Pasti aku datang.  Sampai ketemu ya…

Hamid

Sampai ketemu juga.

 

Rekan setia, ada baiknya jika kita simak kembali percakapan tadi. Namun kali ini tanpa terjemahan!

[dialog]

Muhammad segera menutup teleponnya. Saat ini jam masih menunjukkan pukul 5 sore. Ia masih mempunyai kesempatan 4 jam lagi. Karena itu ia melanjutkan kembali membaca buku.

Masyarakat Iran sangat menyukai silatarahmi dan menyambut tamu. Karena itu hubungan antar keluarga dan sahabat begitu dekat dan akrab. Masyarakat Iran juga dikenal sangat ramah. Kami berharap, Insayaallah suatu hari nanti Anda bisa berkunjung ke Iran dan menikmati keramahan masyarakat secara langsung.