Jul 10, 2018 01:23 Asia/Jakarta

Hari ini, Selasa tanggal 10 Juli 2018 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 26 Syawal 1439 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 19 Tir 1397 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari ini di tahun-tahun yang lampau.

Ayatullah Musawi Wafat

146 tahun yang lalu, tanggal 26 Syawal 1293 HQ,  Ayatullah Sayid Abdul Muhammad Musawi, seorang mujtahid dan marji taklid kaum Muslimin Iran, meninggal dunia.

Ayatullah Musawi sejak usia tujuh tahun telah menghafal al-Quran dan memulai penddikan agamanya.

Pada usia 24 tahun, Sayid Abdul Muhammad Musawi telah mencapai derajat mujtahid dan mulai mengabdikan diri di bidang pengajaran ilmu-ilmu agama. Selain mengajar, mendirikan hauzah-hauzah ilmiah, dan aktif di bidang sosial, Ayatullah Sayid Abdul Muhammad Musawi juga menulis berbagai buku, di antaranya berjudul, "Syarh Istidlali Bar Urwatul Wutsqa".

Sejarah

Alaska Ditemukan

277 tahun yang lalu, tanggal 10 Juli 1741, kawasan Alaska yang terletak di barat laut Kanada, ditemukan oleh petualang Denmark, Vitus Bering.

Pada tahun 1784, kolonialis Rusia mendirikan pemukiman Eropa pertama di pulau Kodiak, di teluk Alaska dan kemudian Rusia memiliki hak monopoli atas Alaska.

Pada tahun 1867, AS membeli kawasan Alaska dari Rusia seharga 7 juta 200 ribu dolar AS. Sejak saat itu, Alaska dieksplorasi oleh AS dan mendatangkan uang dalam jumlah besar. Pertama, di sana dibangun pabrik pengalengan ikan salmon. Kemudian, pada awal tahun 1900-an, tambang emas dibuka, dan terakhir, pada tahun 1968, ditemukan cadangan minyak raksasa di Prudhoe Bay, Alaska.

Sejak tahun 1959, Alaska secara resmi menjadi negara bagian ke-49 dari Amerika Serikat.

Peta Alaska

Kudeta AS di Iran Terbongkar

38 tahun yang lalu, tanggal 19 Tir 1359 HS, rencana kudeta di Iran yang didalangi AS terbongkar dan berhasil digagalkan oleh tentara Republik Islam Iran.

Kudeta ini direncanakan oleh pihak-pihak dalam negeri yang terkait dengan mantan rezim Shah yang bekerja sama dengan AS, rezim Zionis, dan rezim Baath Irak.

Kudeta yang bertujuan untuk menggulingkan Republik Islam Iran yang baru saja berdiri itu, terjadi dua bulan setelah kegagalan AS dalam serangan militernya ke Tabas, di wilayah timur Iran.

Para pelaku kudeta ini berencana, dengan berpangkalan di pangkalan angkatan udara Iran "Nuzhe" di  dekat kota Hamedan, mereka akan melancarkan serangan milter ke berbagai gedung penting di Teheran, antara lain gedung Radio dan Televisi Iran dan rumah Imam Khomeini. Namun kudeta ini berhasil terbongkar sebelum sempat dilaksanakan.

Imam Khomeini ra