Jul 10, 2018 23:12 Asia/Jakarta

Hari ini, Rabu tanggal 11 Juli 2018 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 27 Syawal 1439 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 20 Tir 1397 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari ini di tahun-tahun yang lampau.

Naisyaburi Meninggal Dunia

1058 tahun yang lalu, tanggal 27 Syawal 381 HQ, Abul Hasan Amiri Naisyaburi, seorang filsuf dan ulama terkemuka Iran, meninggal dunia di Khorasan, sebuah provinsi di timur laut Iran.

Naisyaburi adalah filsuf yang hidup di antara periode dua filsuf besar, yaitu Farabi dan Ibnu Sina. Naisyaburi dikenal sebagai penyambung aliran filsafat kedua filsuf tersebut. Dia berpendapat bahwa filsafat adalah hasil dari akal dan pemikiran.

Menurutnya, akal sama sekali tidak akan pernah bertentangan dengan perintah Tuhan. Selain menguasai bidang filsafat, Naisyaburi juga merupakan seorang ulama akhlak dan agama. Dia banyak melakukan penelitian dalam hal ini dan meninggalkan berbagai karya penulisan. Karya penulisan yang ditinggalkan Naisyaburi antara lain berjudul, "an-Nusukul Aqli" dan "al-Abshar wal Mubshar".

Abul Hasan Amiri Naisyaburi

Mongolia Merdeka

97 tahun yang lalu, tanggal 11 Juli 1921, Mongolia, sebuah negara di Asia Tengah, memproklamasikan kemerdekaannya.

Mongolia merupakan negara dengan sejarah yang kuno dan sempat menjadi negara adikuasa pada abad ke-13. Pada massa itu, Mongolia dipimpin oleh Raja Jengis Khan yang berhasil memperluas kekuasaannya dari Asia hingga Eropa. Setelah Jengis Khan meninggal, Mongolia terpecah menjadi dua bagian,  yaitu Mongolia Dalam yang dikuasai Cina dan Mongolia Luar.

Pada akhir abad ke-17, Mongolia  Luar juga jatuh ke tangan Cina. Pada tahun 1911, Mongolia Luar memproklamasikan kemerdekaannya dari Cina, namun tak lama kemudian dicaplok oleh Rusia. Setelah terjadi revolusi komunis di Rusia tahun 1921, Mongolia Luar kembali memproklamasikan kemerdekaannya.

Pada tahun 1924, setelah raja Mongolia meninggal dunia, atas provokasi Soviet, negara itu mengubah sistem pemerintahannya dari bentuk kerajaan menjadi Republik Sosialis.

Bendera Mongolia

Ayatullah Sayid Morteza Firouzabadi Shirazi Wafat

28 tahun yang lalu, tanggal 20 Tir 1369 HS, Ayatullah Firouzabadi meninggal dunia di usia 81 tahun.

Ayatullah Sayid Morteza Hosseini Firouzabadi lahir di kota Najaf, Irak dari keluarga ulama pada 1289 HS. Setelah menyelesaikan pendidikan agama tingkat pertama dan menengah dari guru-guru besar seperti Sayid Abolhassan Isfahani dan Gharawi Isfahani. Sementara kepribadian irfaninya terbentuk berdasarkan bimbingan gurunya Haj Sayid Ali Qadhi.

Selain belajar, beliau juga aktif menulis dan mengajar. Beliau berusaha keras dan mengalami pelbagai kesulitan saat menyediakan referensi bukunya "Fadhail al-Khamsah". Selain itu, ulama rabbani ini banyak meninggal karya tulis lainnya seperti al-Sab'ah min al-Salaf, Inayah al-Ushul,  dan al-Furu' al-Muhimmah fi Ahkam al-Ummah.

Ayatullah Firouzabadi