Jul 16, 2018 10:42 Asia/Jakarta

Hari ini, Senin tanggal 16 Juli 2018 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 2 Dzulqadah 1439 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 25 Tir 1397 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari ini di tahun-tahun yang lampau.

Ibnu Khuzaimah Wafat

1128 tahun yang lalu, tanggal 2 Dzulqadah 311 HQ, Ibnu Khuzaimah, seorang ahli hadis dan fakih termasyhur abad ke-4 Hijriah meninggal dunia.

Ibnu Khuzaimah terlahir ke dunia pada tahun 223 Hijriah, dan mulai menimba berbagai disiplin ilmu agama sejak masa mudanya dengan berkelana dari satu negeri ke negeri lain. Jerih payah dan kehebatannya kemudian terabadikan dalam karya-karya tulisnya dalam jumlah besar, satu diantaranya buku Attauhid wa Itsbat  as-Sifaat ar-Rab.

Sebuah buku yang mengupas akidah Islam. Dalam kitab ini pula, Ibnu Khuzaimah memberikan penjelasan secara rinci keyakinan-keyakinannya tentang keesaan dan sifat-sifat Tuhan berdasarkan ayat-ayat al-Quran serta  hadits dan riwayat-riwayat dari Ahlul Bait Rasul Saw.

Sejarah

Penyakit Parkinson Dikenali

128 tahun yang lalu, tanggal 16 Juli tahun 1890, gejala-gejala penyakit Parkinson dikenali oleh seorang dokter bernama James Parkinson.

Penyakit ini ditandai dengan munculnya gejala-gejala tremor atau bergetarnya tangan atau kaki pada saat diam, gerakan yang lebih lamban dari kondisi normal, tubuh kaku, dan hilangnya kestabilan postur.

Parkinson disebabkan oleh rusaknya sel-sel otak, tepatnya di substansi nigra, yaitu suatu kelompok sel yang mengatur gerakan-gerakan yang tidak dikehendaki. Akibatnya, penderita tidak bisa menahan gerakan-gerakan yang tidak disadarinya. Hingga kini, mekanisme penyakit ini masih belum diketahui secara sempurna.

Hal-hal yang diduga bisa menyebabkan Parkinson adalah genetika atau keturunan, kontaminasi pestisida dan sampah, trauma yang terus-menerus seperti pada petinju, serta kekurangan oksigen pada otak akibat penyakit seperti stroke, tumor otak, atau TBC.

Sel-sel yang terkena parkinson

Doktor Mosaddegh Mengundurkan Diri dari PM

66 tahun yang lalu, tanggal 25 Tir 1331 HS, Doktor Mosaddegh mengundurkan diri dari jabatan Perdana Menteri Iran.

Peristiwa pengunduran Doktor Mosaddegh diawali dari hari itu juga ketika ia mengadakan pertemuan dengan Shah dan menyerahkan daftar kabinetnya kepada Mohammad Reza Pahlevi. Dalam pertemuan ini, Mosaddegh meminta kepada Shah agar posisi kementerian pertahanan dipilih olehnya. Ia beralasan bahwa tentara tidak mendengar ucapannya dan banyak melakukan aksi-aksi merusak. Dengan kondisi yang seperti ini, pemerintah tidak dapat melanjutkan aktivitasnya.

Ternyata Shah tidak setuju untuk menyerahkan kementerian pertahanan kepada Mosaddegh. Keputusan ini sangat menyakitkan bagi Mosaddegh dan ia kembali ke rumahnya. Tanpa melakukan musyawarah dengan seorangpun, Mosaddegh mengirimkan surat pengunduran dirinya kepada Shah. Shah menerima pengunduran dirinya dan mengangkat Qiwam Saltanah sebagai Perdana Menteri.

Doktor Mosaddegh