Aug 02, 2018 14:29 Asia/Jakarta

Hari ini, Kamis tanggal 2 Agustus 2018 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 19 Dzulqadah 1439 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 11 Mordad 1397 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari ini di tahun-tahun yang lampau.

Iran dan Turki Ottoman Menandatangani Perjanjian Rum

201 tahun yang lalu, tanggal 19 Dzulqadah 1238 HQ, Iran dan Turki Ottoman Menandatangani perjanjian Rum.

Perjanjian Rum, yaitu sebuah kesepakatan yang dibuat oleh para wakil pemerintahan Iran dan Turki Ottoman ditandatangani di sebuah kawasan bernama “Rum” yang terletak di sebelah timur Turki. Perjanjian ini dibuat menyusul kekalahan beruntun yang diderita Turki Ottoman dalam perangnya melawan Iran.

Berdasarkan perjanjian ini, Iran melepaskan klaim kekuasaanya atas Sulaimaniah dan wilayah barat dari kawasan Zahab. Akan tetapi, sebagai konsesinya, Iran memperoleh kekuasaan atas Khorramshahr, Pulau Khidr, dan pinggiran Sungai Arwand. Iran juga memilik hak untuk berlayar di kawasan-kawasan laut sekitar daerah-daerah tadi.

Bendera Iran dan Turki

Imam Khomeini Menjalani Tahanan Rumah Davoodieh

55 tahun yang lalu, tanggal 11 Mordad 1342 HS, Imam Khomeini ra menjalani tahanan rumah di daerah Davoodieh, Tehran

Penahanan Imam Khomeini ra dan penumpasan Kebangkitan 15 Khordad 1342 HS, Imam pada awal ditahan di Bashgah Afsaran, namun beberapa jam kemudian beliau dipindah ke Garnisun Qasr. Pada 4 Tir 1342 HS, kembali beliau dipindahkan ke pangkalan militer Eshrat Abad. Setelah berlalu beberapa waktu dan kondisi sudah lebih membaik, rezim Shah Pahlevi berusaha mencari jalan agar dapat meredam demonstrasi rakyat yang menuntut pembebasan Imam, tapi pada saat yang sama Imam tidak diperkenankan hadir di tengah-tengah rakyat. Untuk itu mereka memindahkan beliau dari penjara Eshrat Abad dan menahan beliau di sebuah daerah di bawah pengawasan SAVAK

Sesuai dengan keputusan ini, SAVAK kemudian mendatangi Imam Khomeini dan menyatakan pembebasannya dan meminta beliau untuk tidak ikut campur urusan politik. Tapi Imam menjawab dengan singkat permintaan itu. Beliau berkata, "Kami sejak awal tidak pernah ikut campur dengan politik yang kalian artikan sebagai kelicikan dan kebohongan." Akhirnya pada 11 Mordad 1342, setelah dipenjara selama 57 hari, Imam Khomeini ra dipindahkan di sebuah rumah di kawasan Davoodieh, Tehran.

Imam Khomeini r

Invasi Irak ke Kuwait

28 tahun yang lalu, tanggal 2 Agustus 1990, tentara Irak menginvasi negara tetangganya, Kuwait.

Invasi ini merupakan invasi Irak kedua setelah sebelumnya di tahun 1980 menyerang Iran. Sebelumnya, Rezim Saddam selalu menyatakan bahwa kawasan Kuwait adalah provinsi Irak yang ke-19.

Invasi ke Kuwait ini bertujuan untuk mengambil alih kekayaan minyak Kuwait dan dengan demikian, Rezim Saddam berharap bisa menjadi pemimpin dunia Arab. Namun, invasi Irak ke Kuwait ini mendapat reaksi negatif yang sangat besar dari dunia internasional.

Sejarah