Aug 11, 2018 22:08 Asia/Jakarta

Hari ini, Ahad tanggal 12 Agustus 2018 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 29 Dzulqadah 1439 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 21 Mordad 1397 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari ini di tahun-tahun yang lampau.

Imam Jawad Diracuni Isterinya

1219 tahun yang lalu, tanggal 29 Dzulqadah 220 HQ, Imam Jawad as diracuni istrinya atas perintah Khalifah Mu’tasim.

Setelah mensyahidkan Imam Ridha as, Khalifah Makmun meminta Imam Jawad as, anak Imam Ridha as agar pindah dari Madinah ke kota Baghdad. Makmun kemudian mengawinkan anak perempuannya Ummul Fadhl yang dinilai pengikut Syiah sebagai perkawinan paksaan dengan tujuan politis dengan Imam Jawad as. Imam Jawad as tidak memiliki anak dari perkawinannya dengan Ummul Fadhl. Anak-anak beliau berasal dari perkawinannya dengan Sumanah al-Maghribiya.

Pasca kekhalifahan Makmun, saudaranya Mu'tasim menjadi khalifah. Ia tidak dapat menahan kebenciannya setiap kali mendengarkan kesempurnaan dan keutamaan akhlak Imam Jawad as. Akhirnya ia memanggil Imam Jawad as agar tinggal di Baghdad.

Mu'tasim mengetahui bahwa Ummul Fadhl tidak begitu suka kepada Imam Jawad as. Karena beliau lebih memperhatikan ibu Imam ali an-Naqi as. Oleh karenanya, Ummul Fadhl senantiasa mengadukan beliau kepada Mu'tasim. Pada akhirnya, Mu'tasim berhasil meyakinkan Ummul Fadhl untuk membunuh Imam Jawad as. Untuk itu ia mengirimkan racun kepada Ummul Fadhl agar dicampurkan ke dalam minuman beliau. Imam Jawad as syahid pada 29 Dzuqadah 220 HQ akibat racun yang diberikan istrinya.

Imam Jawad as

Frantes Liszt Lahir

132 tahun yang lalu, tanggal 12 Agustus 1886, Frantes Liszt, seorang pencipta lagu dari Hongaria, meninggal dunia.

Frantes Liszt dilahirkan pada tahun 1811. Liszt memiliki kemampuan dan bakat istimewa dalam penciptaan lagu.

Di antara karya Liszt yang paling terkenal adalah "Simphony Faust" dan "Hongarian Rapshody". Di samping mencipta lagu, dia juga menciptakan lirik simfoni.

Sejarah

Mirza Reza Kermani Dihukum mati

121 tahun yang lalu, tanggal 21 Mordad 1276 HS, Mirza Reza Kermani, salah seorang pejuang revolusi pada periode Dinasti Qajar di Iran, dihukum mati karena telah membunuh Shah Naseruddin, salah seorang raja dari dinasti Qajar.

Dalam aksi gerakan pemboikotan tembakau untuk melawan penjajahan Inggris, Mirza Reza dituduh mendalangi gerakan rakyat dan karena itu, dia dipenjarakan selama empat tahun. Setelah bebas dari penjara, dia pergi ke Istambul. Di sana, ia bertemu dengan Jamaluddin al-Afghani dan menjadi pengikutnya.

Pada tahun 1275 HS, Mirza Reza kembali ke Teheran dan memutuskan untuk menyingkirkan Shah Naseruddin karena raja yang zalim, kejam, dan despotik ini telah menimbulkan penderitaan rakyat. Pada tanggal 13 Ordibehesht 1275 HS, dia membunuh Shah Nasiruddin di kompleks makam Syekh Abdul Azhim di kota Rey, selatan Teheran. Mirza Reza lalu ditangkap polisi dan dijatuhi hukuman mati.

Mirza Reza Kermani