Aug 19, 2018 10:35 Asia/Jakarta

Hari ini, Ahad tanggal 19 Agustus 2018 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 7 Dzulhijjah 1439 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 28 Mordad 1397 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari ini di tahun-tahun yang lampau.

Imam Baqir as Gugur Syahid

1325 tahun yang lalu, tanggal 7 Dzulhijjah 114 HQ, Imam Muhammad Baqir as, keturunan Rasulullah generasi keempat gugur syahid pada usia 57 tahun.

Beliau dilahirkan pada tahun 57 Hijriah di kota Madinah. Ayah beliau adalah Imam Ali Zainal Abidin as, imam ke-4 dan putra Imam Husein as. Setelah Imam Zainal Abidin gugur syahid, Imam Baqir pun melanjutkan tampuk kepemimpinan umat Islam. Saat itu, kekhalifahan Islam berada di tangan Dinasti Umayah yang kekuatannya semakin melemah. Pada masa hidup Imam Baqir, terjadi perpindahan kekuasaan dari Dinasti Umayah ke Dinasti Abbasiah.

Namun, kedua pemerintahan itu memiliki kesamaan, yaitu membenci kepemimpinan Ahul Bait di tengah kaum Muslimin. Setelah Imam Ali Zainal Abidin dibunuh oleh khalifah Dinasti Umayah, Imam Baqir as pun dibunuh oleh khalifah Dinasti Abbasiah.

Imam Muhammad Baqir dimakamkan di pekuburan Baqi, di kota Madinah, di samping makam ayahandanya, Imam Zainal Abidin dan Kakeknya Imam Hasan Mujtaba yang juga gugur syahid dibunuh oleh khalifah yang berkuasa saat itu. Kelak, putranya Imam Jakfar Shadiq, juga dikuburkan di sisi pusara Imam Baqir as.

Imam Baqir as

Fedriko Garcia Lorca Terbunuh

82 tahun yang lalu, tanggal 19 Agustus 1936, Fedriko Garcia Lorca, penyair dan dramawan Spanyol, mati terbunuh.

Fedriko Garcia Lorca dilahirkan pada tahun 1899 dan karya pertamanya berjudul "Emosi dan Pemandangan".

Buku syairnya yang terkenal berjudul "Buku Syair", "Pengantin Darah" dan "Syair New York". Lorca yang merupakan pendukung partai republik dalam perang internal Spanyol dibunuh oleh pasukan pemberontak yang dipimpin oleh Jenderal Franco.

Sejarah

Kudeta Atas Pemerintahan Mosaddegh di Iran

65 tahun yang lalu, tanggal 28 Mordad 1332 HS, terjadi sebuah kudeta terhadap pemerintahan Dr. Mosaddegh di Iran.

Dengan digulingkannya Mosaddegh, Shah Muhammd Reza Pahlevi yang tiga hari sebelum kudeta melarikan diri ke Italia, kembali menduduki kekuasaannya di Iran. Kudeta ini didalangi oleh CIA dan bekerja sama dengan Inggris dan memanfaatkan perpecahan yang terjadi di antara para poltikus dan rakyat.

Setelah kudeta, Shah Reza kembali berkuasa dan menerapkan politik yang amat menekan rakyat dan memberlakukan sensor yang sangat ketat. Hasil lain dari kudeta ini adalah meningkatnya pengaruh AS  di Iran dan mengurangi pengaruh Inggris.

Kudeta terhadap pemerintahan Dr. Mosaddegh