Aug 20, 2018 12:41 Asia/Jakarta

Hari ini, Senin tanggal 20 Agustus 2018 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 8 Dzulhijjah 1439 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 29 Mordad 1397 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari ini di tahun-tahun yang lampau.

Imam Husein Meninggalkan Mekah

1379 tahun yang lalu, tanggal 8 Dzulhijjah 60 HQ, Imam Husein as, cucu Rasulullah Saw, meninggalkan kota Mekah untuk menuju kota Kufah, di Irak.

Empat bulan sebelumnya, Imam Husein as meninggalkan kota Madinah yang merupakan tanah kelahiran dan tempat beliau hidup bersama keluarganya selama ini. Beliau meninggalkan Madinah karena menolak untuk berbaiat atau berjanji setia kepada Yazid, putra Muawiyah, yang secara ilegal telah merebut kekuasaan sebagai khalifah kaum muslimin.

Kepergian Imam Husein as meninggalkan Mekah sebelum ibadah haji selesai, menunjukkan bahwa perjuangan melawan kezaliman lebih penting daripada ibadah haji.

Imam Husein as

Brussel Dikuasai Jerman

104 tahun yang lalu, tanggal 20 Agustus 1914, Brussel, ibu kota Belgia dikuasai oleh tentara Jerman.

Brussel merupakan ibu kota pertama yang berhasil dikuasai Jerman dalam Perang Dunia Pertama. Meskipun Belgia telah mengumumkan netralitas negara ini dalam perang, namun Jerman sejak tanggal 4 Agustus 1914 menyerang pertahanan militer Leez yang merupakan penghalang terbesar masuknya tentara Jerman ke Belgia.

Enam belas hari kemudian, Brussel sepenuhnya diduduki oleh Jerman.

Brussel

Gencatan Sejata Iran-Irak

30 tahun yang lalu, tanggal 29 Mordad 1367 HS, diumumkan gencatan sejata antara Iran dan Irak oleh PBB setelah delapan tahun berlangsung perang yang dipaksakan.

Gencatan senjata ini merupakan salah satu poin dari resolusi Dewan Keamanan PBB nomor 598. Setelah revolusi Islam menang di Iran, kekuatan-kekuatan besar dunia merasa bahwa kepentingannya di Iran terancam. Mereka juga mengkhawatirkan terjadinya kebangkitan rakyat di kawasan Timur Tengah. Oleh karena itu, mereka melakukan berbagai upaya untuk menggulingkan pemerintahan Islam Iran. Akhirnya, Saddam Husain didorong maju oleh Barat, terutama AS, untuk menyerang Iran.

Pada tahun 1980, Irak memulai serangannya terhdap Iran. PBB kemudian mengeluarkan  resolusi agar kedua pihak melakukan gencatan senjata. Namun, dalam resolusi itu tidak disebutkan sama sekali kecaman atas agresi Irak dan tuntutan agar pasukan Irak mundur sesegera mungkin dari wilayah Iran. Setelah akhirnya pasukan Iran dengan penuh keimanan dan kekuatan memukul mundur Irak, PBB terpaksa mengeluarkan resolusi nomor 598 tersebut dan gencatan senjata kedua negara resmi diumumkan.

Irak dan Iran