Lintasan Sejarah 22 Agustus 2018
Hari ini, Rabu tanggal 22 Agustus 2018 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 10 Dzulhijjah 1439 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 31 Mordad 1397 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari ini di tahun-tahun yang lampau.
Hari Raya Idul Adha, Hari Raya Kurban
Tanggal 10 Dzulhijjah adalah hari raya Idul Adha yang diperingati oleh umat Islam seluruh dunia.
Pada hari ini, jemaah haji yang melaksanakan ibadah haji bergerak menuju Mina setelah melakukan wukuf di padang Arafah dan mabit di Muzdalifah. Di Mina, mereka melakasanakan lempar Jumrah Aqabah lalu menyembelih binatang kurban. Semua itu dilakukan mengikuti jejak Nabi Ibrahim as yang menyembelih binatang kurban setelah beliau berhasil melewati ujian terberat dengan perintah Allah untuk menyembelih anaknya yang tercinta, Ismail as.
Nabi Ibrahim as, melaksanakan perintah ilahi itu dengan tulus, namun Allah berkehendak lain. Perintah ilahi berikutnya datang dan Ibrahim diperintah untuk melepaskan Ismail dan menyembelih seeokor binatang kurban yang telah dipersiapkan oleh Allah sebagai gantinya.
Peristiwa yang terjadi di masa lalu itu adalah kisah penuh pelajaran. Kisah kepasrahan mutlak dan ketundukan penuh kepada kehendak Allah. Karena itu kisah tersebut diabadikan oleh Allah dalam syariat yang diturunkan-Nya berupa berbagai manasik haji. Dalam syariat Islam tanggal 10 Dzulhijjah diperingati sebagai hari raya Idul Adha yang berarti hari raya kurban.
Eropa, Asia, dan Amerika Teken Perjanjian Jenewa
154 tahun yang lalu, tanggal 22 Agutus 1864, ditandatangani Perjanjian Bersejarah "Jenewa" oleh wakil-wakil sejumlah negara Eropa, Asia, dan Amerika.
Tujuan ditandatanganinya perjanjian ini adalah untuk mengirimkan tim penolong kepada para pasukan yang terluka di medan perang.
Berdasarkan perjanjian ini, anggota tim kedokteran, para penolong, dan fasilitas yang terkait dengan mereka, harus dianggap netral dalam medan pertempuran apapun. Oleh karena itu, tim kedokteran tersebut harus dilindungi keselamatannya. Pelopor perjanjian ini adalah seorang berkebangsaan Swiss, bernama Henry Dunant.
Pesan Imam Khomeini Menyusul Pembakaran Bioskop Rex
41 tahun yang lalu, tanggal 31 Mordad 1356 HS, Imam Khomeini ra mengirimkan pesan terkait pembakaran bioskop Rex oleh anasir Shah Pahlevi.
Pasca terjadinya kejahatan biadab pembakaran bioskop Rex, Abadan oleh anasir Shah Pahlevi, Imam Khomeini ra dalam sebuah pesan dari Najaf, Irak kepada rakyat Abadan beliau mengingatkan bahaya yang sama di kota-kota lain yang akan dilakukan oleh rezim Pahlevi. Untuk itu Imam meminta kepada para orator dan siapa saja untuk memberikan pencerahan dan informasi kepada rakyat Iran.
Rezim Pahlevi pada 28 Mordad 1357 HS membakar bioskop Rex di Abadan yang mengakibatkan 377 orang meninggal dunia.