Okt 12, 2018 10:31 Asia/Jakarta
  • 12 Oktober 2018
    12 Oktober 2018

Hari ini, Jumat tanggal 12 Oktober 2018 yang bertepatan dengan tanggal 2 Shafar 1440 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 20 Mehr 1397 Hijriah Syamsiah. Rekan setia, kini mari kita tinjau peristiwa bersejarah apa saja yang terjadi pada hari ini di tahun-tahun yang lampau.

Kelahiran Penyair Hafez Shirazi, Lisanul Ghaib

 

Tanggal 20 Mehr, Republik Islam Iran memeringatinya sebagai hari kelahiran penyair Hafez Shirazi, Sang Lisanul Ghaib.

 

Syamsuddin Muhammad Syirazi yang lebih dikenal dengan nama Hafez Shirazi lahir ke dunia di kota Shiraz, selatan Iran sekitar tahun 726 HQ. Hafez adalah seorang penyair tersohor Iran. Setelah menyelesaikan pendidikan umumnya, Hafez mulai mengkaji buku-buku penyair sebelum dan yang sezaman dengannya. Langkah pertama yang dilakukannya adalah memisahkan makna dari lafad dan kemudian membuang lafad. Setelah itu ia memasukkan makna ke dalam benaknya dan darinya ia membuat lafad-lafad yang indah.

 

Salah satu kelebihan Hafez dalam puisi adalah memanfaatkan segala anasir yang dipergunakan oleh masyarakat umum menjadi campuran penyembuh dan menggembirakan. Ia kemudian bak penyihir menggunakannya untuk menyampaikan pesan yang diinginkannya.

 

Hafez menguasai tafsir al-Quran, filsafat dan sastra Arab. Kemampuannya menghapal al-Quran dengan pelbagai jenis bacaannya, ia kemudian dijuluki Hafez (atau Hafizh dalam bahasa Arab) yang artinya penghapal.

 

Hafez  adalah seorang sufi, pemikir dan sastrawan besar yang meninggalkan berbagai karya sastra legendaris dalam bahasa Persia. Dengan bekal pengetahuannya yang mendalam mengenai islam dan al-Quran, puisi-puisi Hafez kemudian menjelma menjadi karya sastra persia yang paling romantis. Karya Hafez yang paling terkenal adalah sebuah kitab puisi bernama Diwan-e Hafez.

Makam Hafez Shirazi

 

Zaid bin Ali bin Husein as Syahid

 

1319 tahun yang lalu, tanggal 2 Shafar 121 HQ, Zaid bin Ali bin Husein, putra Imam Sajjad as, gugur syahid dalam pertempuran melawan kezaliman yang dilakukan oleh rezim Bani Umayah.

 

Kebangkitan Zaid bin Ali ini merupakan salah satu dari beberapa kebangkitan yang muncul setelah Kebangkitan Karbala. Kebangkitan lainnya adalah Kebangkitan Tawabin dan kebangkitan Mukhtar Tsaqafi. Semua perjuangan ini memiliki tujuan yang sama yaitu menebus darah Imam Husein yang telah ditumpahkan oleh rezim zalim Bani Umayah dan menggulingkan pemerintahan kejam itu.

 

Abu Hayan Gharnati Wafat

 

695 tahun yang lalu, tanggal 2 Shafar 745 HQ, Abu Hayan Gharnati, seorang penyair dan sastrawan muslim terkemuka Mesir meninggal dunia.

 

Abu Hayan dilahirkan pada tahun 654 Hijriah di Andalausia dan untuk menuntut ilmu, ia melakukan perjalanan ke berbagai negara.

 

Pada tahun 679, Abu Hayan pergi ke Mesir dan hingga akhir usianya ia tinggal di negara itu untuk belajar, mengajar, dan menyusun buku. Abu Hayan menguasai berbagai bidang ilmu seperti ilmu al-Quran, hadis, dan fiqih, namun ia lebih terkenal atas kemampuannya di bidang ilmu nahwu atau tata bahasa Arab. Di akhir hidupnya, Abu Hayan menderita kebutaan.

 

Ia meninggalkan berbagai karya penulisan di antaranya berjudul "Tadzkiratun-Nuhaah".

Sejarah Dunia

 

Kudeta Militer di Pakistan


19 tahun yang lalu, tanggal 12 Oktober 1999, terjadi kudeta tak berdarah di pakistan untuk menggulingkan pemerintahan yang dipimpin oleh Perdana Menteri Nawaz Sharif.

 

Kudeta itu dilakukan oleh Jenderal Pervez Musharraf. Sehari sebelumnya, Musharraf dipecat oleh Nawaz Sharif dari jabatan militernya.


Musharraf mengatakan bahwa aksi penggulingannya itu dilakukan karena Nawaz Sharif terlibat korupsi dan tidak mampu mennciptakan keamanan nasional. Sementara tuduhan terberat adalah Sharif dianggap mendalangi aksi pembajakan pesawat terbang yang ditumpangi Musharraf. Setelah terguling, Sharif dijebloskan ke dalam penjara dengan hukuman seumur hidup. Akan tetapi, tidak lama kemudian, Sharif diekstradisi ke Arab Saudi.