Okt 25, 2018 10:15 Asia/Jakarta
  • Lintasan Sejarah 25 Oktober 2018.
    Lintasan Sejarah 25 Oktober 2018.

Hari ini, Kamis 25 Oktober 2018 bertepatan dengan 15 Shafar 1440 Hijriah atau menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 3 Aban 1397 Hijriah Syamsiah. Berikut kami hadirkan beberapa peristiwa bersejarah yang terjadi pada hari ini di masa lampau.

Abul Fadhl Bal’ami Meninggal Dunia

1111 tahun yang lalu, tanggal 15 Shafar 329 HQ, Abul Fadhl Bal’ami, sejarawan muslim terkenal asal Iran meninggal dunia.

Bal’ami sebenarnya lahir di Bukhara, Uzbekistan. Akan tetapi, karena keluarganya berasal dari sebuah kawasan di Asia kecil bernama Bal'am, ia lebih dikenal sebagai orang Bal’am.

Bal’ami mengabdikan diri di dunia keilmuan pada zaman pemerintahan Samani. Kitab sejarah terkenal "Tarikh Thabari", disebut-sebut sebagai buku yang ditulis dengan menyandarkan sumber utama literaturnya kepada buku-buku karya Bal’ami, termasuk kitab "Tarikh Bal’ami" yang ditulis dalam bahasa Persia.

Kaum Komunis Meraih Kekuasaan di Rusia

101 tahun yang lalu, tanggal 25 Oktober 1917, kaum komunis di Rusia meraih kekuasaannya. Rakyat Rusia selama bertahun-tahun berjuang melawan para kaisarnya yang kejam dan despotik.

Secara bertahap, perjuangan ini meluas hingga ke kalangan miskin Rusia, seperti buruh dan penduduk desa. Akhirnya, kelompok komunis dengan menduduki pusat-pusat dan lembaga-lembaga pemerintah, berhasil meraih kekuasaannya.

Pada akhir tahun 1980-an, pemerintahan komunis bubar setelah tujuh dekade berkuasa di Uni Soviet. Negara-negara yang selama ini bergabung dengan Soviet dan berada di bawah kontrol pemerintah pusat di Rusia, satu persatu memisahkan diri dan mengumumkan kemerdekaannya.

Meninggalnya Fereydoun Moshiri, Penyair Terkenal Iran

18 tahun yang lalu, tanggal 3 Aban 1379 HS, Fereydon Moshiri, penyair terkenal Iran setelah bertahun-tahun menanggung penyakit yang dideritanya meninggal dunia dini hari Jumat di Tehran dalam usia 74 tahun.

Fereydoun Moshiri terlahir di Tehran tanggal 30 Shahrivar 1305 yang bertepatan dengan tanggal 21 September 1926. Tahun pertama dan kedua di sekolah dasar dilaluinya di Tehran. Tidak lama kemudian Ia mengikuti ayahnya yang dipindahtugaskan ke kota Mashad. Namun beberapa tahun kemudian ia dan keluarga kembali lagi ke Tehran. Tahun pertama sekolah menengah atasnya dilalui di sekolah Dar al-Fonoun dan setelah itu ia pindah ke sekolah Adib.

Fereydoun Moshiri telah mulai membaca syair sejak remaja kira-kira pada usia 15 tahun. Kumpulan pertama syair-syairnya dicetak tahun 1334 HS pada usia 28 tahun dengan judul Teshneh Toufan yang diberi pengantar oleh Mohammad Hossein Shahriar dan Ali Dashti.

Karyanya yang paling terkenal adalah syair yang bernama Koucheh yang dicetak di majalah Roushanfekr edisi Ordibehest 1339. Koucheh merupakan puisi terindah dan romantis dalam puisi baru bahasa Persia.

Fereydoun Moshiri pada tahun 1333 HS menikah dengan Eghbal Akhavan dan memiliki dua anak bernama Babak dan Bahar.