Okt 03, 2020 10:53 Asia/Jakarta
  • Lintasan Sejarah 3 Oktober 2020

Hari ini, Sabtu 3 Oktober 2020 bertepatan dengan 15 Safar 1442 Hijriah atau menurut kalender nasional Iran tanggal 12 Mehr 1399 Hijriah Syamsiah. Berikut kami hadirkan beberapa peristiwa bersejarah yang terjadi hari ini.

Mulla Jakfar Tehrani Meninggal Dunia

179 tahun yang lalu, tanggal 10 Shafar 1263 HQ, Mulla Jakfar Syariatmadar Tehrani, penulis dan ilmuwan besar  muslim asal Iran meninggal dunia pada usia 66 tahun.

Mulla Tehrani dilahirkan pada tahun 1197 Hijriah. Saat masih muda, Mulla Tehrani sudah mengembara ke kawasan-kawasan pusat ilmu-ilmu keislaman. Ia baru pulang kembali ka tanah airnya bersamaan dengan peristiwa pengepungan kota Karbala oleh Daud Pasha, penguasa Imperium Ottoman.

Mullah Tehrani dikenal karena buku-buku bermutu yang ditulisnya. Di antara karya-karyanya yang terkenal  adalah sejumlah kitab berjudul "Mashabih", Asy-Syari'ul Kabir", "Safinatun-Najah", dan Al-Barahinul Qathi'ah".

 

Ditekan Rezim Baath Irak, Imam Khomeini Pindah ke Kuwait

42 tahun yang lalu, tanggal 12 Mehr 1357 HS, Imam Khomeini pindah ke Kuwait akibat ditekan rezim Baath Irak.

Setelah diasingkan ke Najaf, Irak Imam Khomeini tetap meneriakkan dengan lantang kebenaran dan perjuangannya melawan kezaliman rezim Pahlevi lewat pidato dan pesan tertulis ke Iran. Imam memanfaatkan dua cara ini untuk mengungkap kebobrokan rezim Pahlevi.

Di Hauzah Ilmiah Najaf sendiri Imam Khomeini mengajar filsafat politik tentang pemerintahan Islam dengan tema Wilayah Faqih bersamaan dengan mata kuliah fiqih dan ushul fiqih. Beliau mendidik dan membimbing banyak murid selama di sana. Hasil dari aktvitas beliau di Najaf adalah semakin tercerahkannya seluruh kalangan masyarakat.

Dari sini, rezim Pahlevi mengirim delegasi khusus ke Baghdad untuk melakukan pembicaraan dengan para pejabat negara ini. Tujuan mereka meminta pemerintah Irak membatasi gerak-gerik Imam Khomeini ra.

Rezim Baath Irak menerima permintaan itu dan pada 2 Mehr 1357 HS, rumah beliau dikepung oleh pasukan keamanan dan segala aktivitas dikontrol oleh mereka. Setelah membatasi gerak-gerik beliau, Imam Khomeini bermaksud meninggalkan negara ini menuju Kuwait. Tapi negara Kuwait berusaha mencegah masuknya Imam ke negara mereka dengan alasan berusaha mempertahankan hubungannya dengan rezim Shah Pahlevi.

Dengan demikian, pada 12 Mehr 1357 HS, setelah berhenti sebentar perbatasan Basrah, beliau kemudian mengalihkan perjalanannya ke Baghdad dan sehari setelahnya Imam berangkat ke Paris.

 

Jerman Barat dan Timur Kembali Bersatu

30 tahun yang lalu, tanggal 3 Oktober 1990, Jerman Barat dan Jerman Timur kembali bersatu secara resmi setelah terpisah selama 45 tahun. Setelah kekalahan Jerman dalam Perang Dunia Kedua, Jerman Timur dikuasai oleh Soviet dan Jerman Barat dikuasai oleh negara-negara Barat.

Pada tahun 1949, Jerman Barat dan Jerman Timur masing-masing mendirikan sebuah negara tersendiri dengan bentuk pemerintahan dan sistem ekonomi yang berbeda.

Pada tahun 1961, Soviet mendirikan Tembok Berlin dengan tujuan mencegah rakyat Jerman Timur melarikan diri ke Jerman Barat. Perubahan politik dunia pada akhir dekade 1980-an, membuka kesempatan bagi bersatunya Jerman Barat dan Jerman Timur.