-
Mengapa Trump Kembali Mengancam India?
Jan 06, 2026 06:28Pars Today – Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali mengancam India dengan tarif tambahan.
-
Mendagri Venezuela: 100 Orang Tewas dalam Serangan AS
Jan 08, 2026 08:28Pars Today - Menteri Dalam Negeri Venezuela mengatakan 100 orang tewas dalam serangan AS yang menyebabkan penangkapan Presiden Nicolas Maduro.
-
Wapres AS: Venezuela Boleh Jual Minyak Selama Melayani Kepentingan Amerika
Jan 08, 2026 07:43Pars Today - Wakil Presiden Amerika Serikat mengumumkan bahwa Venezuela diizinkan menjual minyaknya selama itu melayani kepentingan nasional Amerika.
-
Cendekiawan Pakistan: Ancaman AS terhadap Iran telah Gagal
Jan 05, 2026 17:04Pars Today – Seorang pemikir politik dan ekonom Pakistan mengecam ancaman Amerika terhadap Republik Islam Iran, menegaskan bahwa tekanan eksternal dan pengaruh lobi Zionis tidak mampu merusak persatuan nasional rakyat Iran.
-
Pengulangan Pernyataan Intervensionis Presiden AS; Apakah Trump Peduli pada Rakyat Iran?
Jan 05, 2026 15:27Presiden Amerika Serikat kembali mengulangi pernyataan-pernyataan intervensionisnya terhadap Republik Islam Iran menyusul peristiwa-peristiwa terbaru.
-
Minyak Venezuela, Penggerak atau Rampasan Perang?
Jan 05, 2026 13:57Pars Today – Trump sejak lama telah merencanakan untuk merampok minyak Venezuela, tapi media dan lembaga Think tank Amerika baru membahasnya setelah transformasi Venezuela.
-
Mengapa Trump Mengancam Negara-Negara Amerika Latin?
Jan 05, 2026 13:17Pars Today - Presiden AS Donald Trump mengancam beberapa negara Amerika Latin lainnya, dan mengklaim bahwa Kuba siap jatuh.
-
Bagaimana Pasar AS Menghindari UU Tarif Trump?
Jan 05, 2026 13:02Pars Today – Seorang ekonom Amerika terkemuka telah menjelaskan dalam sebuah artikel bagaimana, meskipun tarif Trump yang ketat, ekonomi AS belum jatuh ke dalam krisis?
-
Protes di Iran dan Strategi Perang Media Amerika Serikat
Jan 05, 2026 11:38Oleh: Sayyed Abdullah, Dosen Hubungan Internasional, Universitas Brawijaya Malang
-
AS Mendesak Raksasa Minyak untuk Berinvestasi Besar-besaran di Venezuela
Jan 05, 2026 10:59Pars Today - Kantor Berita Reuters menulis bahwa para pejabat Gedung Putih dan Departemen Luar Negeri telah memberi tahu para eksekutif raksasa minyak AS dalam beberapa pekan terakhir bahwa jika mereka meminta kompensasi atas penyitaan aset mereka di Venezuela, mereka harus segera kembali ke negara kaya minyak itu dan melakukan investasi besar-besaran untuk menghidupkan kembali industri minyak negara anggota OPEC itu.