-
Upaya Pemakzulan Trump Berlanjut
Jan 16, 2021 17:21Upaya pemakzulan terhadap Presiden Amerika Serikat Donald Trump berlanjut. Sidang untuk membahas draft pemakzulan Trump telah digelar pada hari Rabu, 13 Januari 2021.
-
Upaya Pemakzulan Trump Berlanjut
Jan 16, 2021 17:16Upaya pemakzulan terhadap Presiden Amerika Serikat Donald Trump berlanjut. Sidang untuk membahas draft pemakzulan Trump telah digelar pada hari Rabu, 13 Januari 2021.
-
Ketegangan antara Rusia dan AS Diperkirakan Berlanjut
Jan 16, 2021 17:08Wakil Ketua Dewan Keamanan Nasional Rusia, Dmitry Medvedev memperkirakan bahwa ketegangan antara Moskow dan Washington akan terus berlanjut.
-
Warta Berita 16 Januari 2021
Jan 16, 2021 14:17Warta berita hari ini, Sabtu, 16 Januari 2021.
-
Biden: Kami Berada dalam Situasi Perang Lawan Covid-19
Jan 16, 2021 12:38Presiden terpilih Amerika Serikat menganggap persatuan sebagai satu-satunya cara untuk mengatasi permasalahan negara ini. Menurutnya, kita tidak akan bisa menyelesaikan permasalahan jika masih sebagai sebuah bangsa yang terpecah, satu-satunya cara adalah bersatu.
-
Menlu Iran: Tanpa Donald Trump Dunia akan Lebih Baik
Jan 16, 2021 11:59Menteri Luar Negeri Iran di akun Twitternya menulis, dunia tanpa Donald Trump akan lebih baik.
-
Seumur Hidup Trump Bakal Dilarang ke Kongres, Karir Politik Tamat
Jan 15, 2021 17:31Wakil Demokrat dari negara bagian Georgia mengajukan draf yang jika diratifikasi, Donald Trump untuk selamanya dilarang masuk ke Kongres Amerika.
-
Direktur HRW Sebut Trump sebagai Bencana HAM
Jan 14, 2021 20:40Direktur Eksekutif Human Rights Watch dalam laporan tahunannya menyebut Donald Trump sebagai bencana bagi penegakkan hak asasi manusia.
-
Joe Biden akan Dimakzulkan Sehari Pasca Pelantikan
Jan 14, 2021 18:48Anggota Kongres dari Partai Republik Amerika Serikat menuduh Presiden terpilih Joe Biden menyalahgunakan kekuasaan dan mengatakan, draf pemakzulan Biden akan disampaikan di hari pertama ia masuk Gedung Putih.
-
BI: Jumlah Pasukan AS di Washington Lebih Banyak dari Irak
Jan 14, 2021 13:23Media Amerika Serikat mengabarkan meningkatnya kekhawatiran ancaman keamanan di acara pelantikan Presiden terpilih Joe Biden, sehingga pasukan yang ditempatkan di Washington DC, jumlahnya lebih banyak dari yang ditempatkan di Irak dan Afghanistan.