Pars Today

Indonesian
  • Beranda
  • Radio
  • Albanian shqip
  • Armenian Հայերեն
  • Assyrian ܐܬܘܪ̈ܝܐ
  • Azeri Azəri
  • Bangla বাংলা
  • Chinese 中文
  • Dari دری
  • English English
  • French français
  • German Deutsch
  • Hausa Hausa
  • Hebrew עברית
  • Hindi हिन्दी
  • Indonesian Bahasa Indonesia
  • Italian Italiano
  • Japanese 日本語
  • Kazakh қазақ тілі
  • Kiswahili Kiswahili
  • Pashto پښتو
  • Persian فارسی
  • Russian Русский
  • Spanish Español
  • Tajik Тоҷик
  • Taleshi Tolışə
  • Turkish Türkçe
  • Turkmen Türkmen
  • Uzbek узбек
  • Dunia
  • Asia Barat
  • Iran
  • Agama
  • Parspedia
  • Disinformasi

presiden

  • Mengulik Ketamakan Trump di Masa Jabatan Keduanya

    Mengulik Ketamakan Trump di Masa Jabatan Keduanya

    Jan 26, 2025 07:36

    Pars Today - Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah memulai masa jabatan keduanya sambil mengumbar ketamakan teritorial, komersial, dan finansialnya ke publik, seraya menuntut aneksasi berbagai wilayah ke Amerika Serikat dan kontrak yang menguntungkan bagi Washington bahkan dari mitra dan sekutunya.

  • Mencermati Tantangan Dalam Negeri yang akan Dihadapi Trump

    Mencermati Tantangan Dalam Negeri yang akan Dihadapi Trump

    Jan 22, 2025 07:52

    Donald Trump mengawali masa jabatan kedua kepresidenannya dengan gebrakan keras dengan mengultimatum berbagai pihak dalam negeri terkait perubahan kebijakan migrasi dan upayanya untuk mengekang inflasi di Amerika Serikat.

  • Protes Pertama, Demonstrasi Menentang Kebijakan Trump di Washington

    Protes Pertama, Demonstrasi Menentang Kebijakan Trump di Washington

    Jan 21, 2025 07:49

    Pars Today - Meskipun Donald Trump dilantik sebagai presiden Amerika Serikat pada hari Senin, 20 Januari, dan secara resmi memangku jabatan presiden, tapi protes terhadap kebijakan yang diumumkannya telah dimulai, di mana Kebanyakan dari mereka adalah perempuan, dengan berkumpul di jalan-jalan Washington untuk berdemonstrasi menentang kebijakan Trump.

  • Kasus Terbaru Pelanggaran Gencatan Senjata di Lebanon Selatan

    Kasus Terbaru Pelanggaran Gencatan Senjata di Lebanon Selatan

    Jan 17, 2025 13:37

    Pars Today - Artileri rezim Zionis melanggar gencatan senjata dengan Lebanon dan menargetkan dua kota di selatan negara ini dalam beberapa tahap.

  • Kunjungan Pezeshkian ke Tajikistan Menekankan Perluasan Hubungan antara Tehran-Dushanbe

    Kunjungan Pezeshkian ke Tajikistan Menekankan Perluasan Hubungan antara Tehran-Dushanbe

    Jan 17, 2025 13:06

    Pars Today - Dalam perjalanan luar negeri pertamanya pada tahun 2025, Presiden Republik Islam Iran, Masoud Pezeshkian mengunjungi Tajikistan.

  • Presiden Iran Tiba di Rusia

    Presiden Iran Tiba di Rusia

    Jan 17, 2025 12:28

    Pars Today - Presiden Republik Islam Iran tiba di Moskow atas undangan resmi dari mitranya dari Rusia dengan tujuan memperluas hubungan bilateral dan menandatangani perjanjian strategis komprehensif bersama antara Republik Islam Iran dan Rusia.

  • Mikati: Israel harus Keluar dari Lebanon

    Mikati: Israel harus Keluar dari Lebanon

    Jan 10, 2025 16:03

    Parstoday- Perdana menteri sementara Lebanon, Najib Mikati menegaskan pentingnya penarikan pasukan rezim Zionis Israel dari wilayah negara ini.

  • Presiden Baru Lebanon Terpilih, Iran Mengucapkan Selamat

    Presiden Baru Lebanon Terpilih, Iran Mengucapkan Selamat

    Jan 10, 2025 09:53

    Pars Today - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran mengucapkan selamat kepada presiden baru terpilih, pemerintah dan rakyat Lebanon, serta seluruh kelompok dan pihak yang aktif di bidang politik negara ini atas terpilihnya presiden baru negara ini.

  • Presiden Komisi Eropa Menyerukan Gencatan Senjata di Gaza

    Presiden Komisi Eropa Menyerukan Gencatan Senjata di Gaza

    Jan 10, 2025 09:25

    Pars Today - Dalam percakapan telepon dengan Presiden Mesir, Presiden Komisi Eropa sekali lagi menyerukan diakhirinya perang dan gencatan senjata di Gaza.

  • Pezeshkian: Iran Siap Jika Semua Pihak Kembali ke Perjanjian dan Memenuhi Kewajiban Masing-Masing

    Pezeshkian: Iran Siap Jika Semua Pihak Kembali ke Perjanjian dan Memenuhi Kewajiban Masing-Masing

    Jan 08, 2025 10:53

    Pars Today - Dalam acara penerrimaan surat kepercayaan duta besar baru 10 negara, Presiden Republik Islam Iran mengumumkan kesiapan Tehran jika semua pihak kembali mencapai kesepakatan dan memenuhi kewajiban bersama.

Tampilkan Lainnya
Headline
  • Gharibabadi: Pengulangan Kesalahan AS Berdampak Lintas Kawasan

    Gharibabadi: Pengulangan Kesalahan AS Berdampak Lintas Kawasan

    30 minutes ago
  • Baghaei: Agresi AS-Israel ke Iran Kejahatan Perang; Tekanan Pasti Gagal

  • Wakil Zoroaster: Sejarah Bukan Alat Propaganda

  • WSJ: Iran Perkuat Benteng Pertahanan Hadapi Agresi AS

  • Araghchi: Pertanggungjawaban Musuh Adalah Keharusan

Pilihan Editor
  • Mohajerani: Iran Bertahan Berkat Rakyat dan Budayanya

    Mohajerani: Iran Bertahan Berkat Rakyat dan Budayanya

    6 hours ago
  • Dewan Keamanan Mengutuk Serangan Rezim Zionis terhadap Suriah

    Dewan Keamanan Mengutuk Serangan Rezim Zionis terhadap Suriah

    8 hours ago
  • Seoul Tolak Diplomasi Menyerah kepada AS

    Seoul Tolak Diplomasi Menyerah kepada AS

    8 hours ago
Terpopuler
  • Menlu Iran dalam Telepon dengan Saudi: Hentikan Pendekatan Militer; Iran Siap Bantu Dialog Saudi-Yaman

  • Rezaei: Kami Menganggap Respons AS terhadap Syarat-Syarat Iran Tidak Memadai

  • Kekuatan Rudal dan Drone Iran Terus Berlanjut; Strategi Militer AS Gagal

  • Jerman Tolak Desakan AS Copot Zelensky

  • Ansarullah Yaman: Kami Akan Targetkan Semua Kepentingan Amerika Serikat di Kawasan

  • Ketakutan Bin Salman dari Rudal Yaman; Berpindah Antar Istana

  • Yaman: Kami Kuasai Penuh Selat Bab al-Mandab

  • Shekarchi: Negara Kawasan Harus Keluar dari Payung Keamanan AS

  • Mengapa AS Gagal Taklukan Iran dan Yaman?

  • Sekretaris Dewan Tinggi Keamanan Nasional Iran kepada AS: Iran Tidak akan Hentikan Perlawanan !

Pars Today

© 2026 PARS TODAY. All Rights Reserved.

Berita
    Dunia
    Asia Barat
    Iran
    Agama
    Parspedia
    Disinformasi
Pars Today
    Tentang kami
    Kontak kami
    Rss