-
Tajikistan Kerahkan 20 Ribu Pasukan ke Perbatasan Afghanistan
Jul 06, 2021 05:31Presiden Tajikistan Emomali Rahmon memerintahkan pengerahan 20.000 tentara cadangan untuk memperkuat perbatasan negaranya dengan Afghanistan.
-
Taliban Mengaku tidak Ingin Duduki Ibu Kota Afghanistan
Jul 05, 2021 17:40Kelompok Taliban menyatakan bahwa pendudukan Kabul, ibu kota Afghanistan, secara militer tidak menjadi tujuan mereka.
-
Digempur Taliban, Ratusan Tentara Afghanistan Lari ke Tajikistan
Jul 05, 2021 11:38Sebanyak 1.037 tentara Afghanistan kembali melarikan diri ke Tajikistan setelah terlibat pertempuran sengit dengan kelompok Taliban.
-
Afghanistan Memanas, Pengungsi Terus Bertambah
Jul 05, 2021 10:53Puluhan ribu keluarga di Afghanistan mengungsi setelah sejumlah kota di negara itu jatuh ke tangan Taliban.
-
Ratusan Anggota Taliban Tewas Digempur Pasukan Afghanistan
Jul 04, 2021 11:47Sebanyak 143 anggota Taliban tewas dalam operasi militer yang dilakukan oleh pasukan Afghanistan dalam 24 jam terakhir.
-
Wapres Afghanistan: Taliban Tidak Percaya pada Perdamaian
Jul 03, 2021 09:28Wakil Presiden Afghanistan, Muhammad Sarwar Danish mengatakan semangat Taliban untuk berdamai hanyalah sebuah klaim.
-
Presiden Afghanistan Bertemu Jenderal AS di Kabul
Jul 02, 2021 16:29Presiden Afghanistan bertemu dengan komandan pasukan teroris AS di Kabul setelah pasukannya meninggalkan pangkalan militer Bagram di Provinsi Parwan.
-
Pasukan AS Tinggalkan Pangkalan Bagram di Afghanistan
Jul 02, 2021 13:14Pasukan teroris Amerika Serikat sepenuhnya telah meninggalkan pangkalan Bagram di Provinsi Parwan, Afghanistan.
-
PM Pakistan: Kami Tak Punya Alat untuk Menekan Taliban
Jul 01, 2021 15:04Perdana Menteri Pakistan mengatakan, Islamabad tidak punya alat apa pun untuk menekan Taliban, kecuali meminta mereka menghindari perang saudara di negaranya, Afghanistan.
-
Abdullah Abdullah Akui Afghanistan Berada dalam Bahaya
Jul 01, 2021 09:58Ketua Dewan Tinggi untuk Rekonsiliasi Nasional (HCNR) Afghanistan, memperingatkan bahwa eksistensi Afghanistan berada dalam bahaya.