Jihad Islam: Poros Perlawanan adalah Buah Terpenting Revolusi Islam Iran
-
Nasser Abu Sharif, Wakil Jihad Islam Palestina di Iran
Parstoday - Wakil Jihad Islam Palestina di Tehran, mengatakan kamp pengungsi Jenin, telah berubah menjadi simbol perlawanan di Tepi Barat. Menurutnya, buah terpenting Revolusi Islam Iran adalah poros perlawanan.
Nasser Abu Sharif, Rabu (12/2/2025) dalam seminar berjudul "Wacana Perlawanan dan Pendidikan" di Tehran, menuturkan, "Kamp Jenin, hanya memiliki luas setengah kilometer persegi, tapi selama bertahun-tahun melawan Rezim Zionis, dan tidak pernah menyerah."
Ia menambahkan, "Pada tahun 2002, Jenin, di ambang genosida nyata, tapi ia kembali bangkit dan pulih, dan saat ini benar-benar telah berubah menjadi simbol perlawanan di Tepi Barat."
Menurut Nasser Abu Sharif, Revolusi Islam Iran, telah menghasilkan sebuah capaian besar, dan berhasil memberikan sebuah proyek besar, dan proyek besar ini adalah di Iran, Islam terjun ke lapangan, dan membimbing kehidupan masyarakat.
Wakil Jihad Islam di Tehran, di bagian lain paparannya menekankan bahwa keimanan dan kesabaran adalah komponen utama kekuatan para pemuda Gaza.
"Sejak tahun 2013 yaitu sekitar 12 tahun lalu, sebelum pecahnya perang Gaza, tidak ada satu pun senjata yang masuk ke Gaza, tapi meski kami menyaksikan blokade mematikan, tapi Gaza, tetap bangkit dan melawan," ujarnya.
Abu Sharif menegaskan, "Israel tidak pernah berhenti berusaha melenyapkan Gaza, dan penduduknya, dan meski sudah menjadi sasaran semua kejahatan Israel, namun kami tetap menyaksikan komitmen heroik dari kelompok perlawanan yang akan terus berlanjut hingga akhir." (HS)