Meningkatnya Rasa Tidak Aman di Kalangan Warga Prancis
-
Polisi Prancis
Pars Today - Sebuah survei menunjukkan bahwa tiga dari empat warga Prancis mengatakan mereka tidak merasa aman di mana pun di negara mereka.
Menurut laporan IRNA pada hari Sabtu (20/12/2025), polling oleh Institut S.S.A. yang ditugaskan oleh beberapa media menunjukkan bahwa 72 persen warga Prancis percaya bahwa “tidak ada tempat di Prancis yang dapat membuat Anda merasa aman”. Angka ini sedikit lebih tinggi dari angka 70 persen pada musim semi tahun ini.
Survei yang ditugaskan oleh jaringan berita Europe 1, situs C News, dan majalah mingguan Journal du Dimanche, menunjukkan bahwa perempuan lebih cenderung daripada laki-laki untuk mengungkapkan rasa tidak aman yang mendalam ini dan lebih khawatir. Dengan demikian, 76 persen perempuan, dibandingkan dengan 66 persen laki-laki, percaya bahwa “tidak ada lagi tempat di Prancis di mana Anda dapat merasa aman”.
Kekhawatiran ini terlihat di semua kelompok usia, meskipun sedikit lebih tinggi di antara mereka yang berusia 18 hingga 24 tahun (75%) dan mereka yang berusia 35 hingga 49 tahun (74%).
Kantor berita AFP, dalam uraiannya mengenai survei ini menambahkan bahwa kekhawatiran ini bervariasi menurut afiliasi politik. Di antara pendukung sayap kanan, 93% pendukung National Rally dan 80% pendukung Partai Republik percaya bahwa tidak ada lagi tempat yang aman di Prancis.
59% pendukung partai penguasa presiden mengkonfirmasi merasa tidak aman.
Di antara partai-partai sayap kiri, opini lebih beragam: 62% pendukung Partai Sosialis setuju dengan sentimen mayoritas ini, tetapi angka di antara pendukung Partai Hijau dan France Insurrection masing-masing adalah 48% dan 31%.(sl)