NYT: Kembali Berkuasa, Ratusan Pendukung Keuangan Trump Raup Keuntungan
-
Presiden AS Donald Trump
Pars Today - New York Times melaporkan dalam sebuah laporan investigasi bahwa ratusan donor utama kampanye pemilu Donald Trump telah menikmati hak istimewa dan peluang khusus sejak ia kembali berkuasa.
Menurut laporan IRNA Selasa (23/12/2025) pagi, berdasarkan laporan New York Times, tim Trump telah membangun mekanisme yang luas untuk mengumpulkan donasi, dan koran ini mampu melacak lebih dari $500 juta donasi dari 346 donor, di mana banyak di antaranya telah memperoleh pekerjaan, kontrak, dan "pencapaian berharga" lainnya setelah pemilu.
Laporan New York Times menambahkan bahwa sejak terpilihnya kembali Trump, ia dan sekutunya telah mengumpulkan hampir $2 miliar untuk tujuan politik favorit mereka. Angka yang, menurut sumber yang terinformasi, bahkan lebih besar dari anggaran kampanye pemilu 2024.
Menurut laporan tersebut, New York Times melakukan investigasi komprehensif dengan meninjau dokumen keuangan, berkas pemilihan, dan berbicara dengan puluhan orang yang terlibat dalam proses penggalangan dana, dan temuan menunjukkan bahwa lebih dari setengah donor utama kampanye pemilu presiden AS mendapat manfaat dari tindakan atau keputusan pemerintahan Trump, Gedung Putih, atau lembaga federal.
Laporan New York Times menyatakan, Julio M. Herrera Veluttini, bankir Venezuela, dapat menghadapi kesepakatan pembelaan yang sangat sederhana dan ringan alih-alih menerima hukuman berat dalam kasus di mana ia dituduh menyuap mantan gubernur Puerto Rico setelah putrinya menyumbangkan $2,5 juta kepada komite gerakan MAGA (Make America Great Again).
Laporan New York Times menambahkan, Howard Brodie juga diangkat sebagai duta besar AS untuk Finlandia hanya beberapa bulan setelah orang tuanya menyumbangkan $1 juta kepada komite pelantikan dan $500.000 kepada komite MAGA.
Menurut laporan ini, Palantir, sebuah perusahaan teknologi yang didirikan oleh Peter Thiel menerima kontrak pemerintah senilai ratusan juta dolar setelah menyumbangkan $10 juta untuk proyek Trump Hall.
Namun, laporan New York Times menekankan bahwa tidak dapat dibuktikan bahwa setiap sumbangan secara langsung menyebabkan perilaku yang menguntungkan dari pemerintahan Trump.
Laporan ini menambahkan, Sumbangan itu juga tidak membuatnya kaya secara pribadi, tidak seperti beberapa investasi keluarga Trump di mata uang kripto.
Bagian lain dari laporan ini menyatakan bahwa setelah kemenangan Trump, komite aksi politiknya tidak berhenti, dan setidaknya 81 donor menyumbangkan $250.000 masing-masing kepada Komite Gerakan MAGA (Make America Great Again). Komite ini mampu mengumpulkan sekitar $200 juta antara 7 November 2024 dan 30 Juni 2025.
Dalam hal ini, Liz Huston, Wakil Sekretaris Pers Gedung Putih dalam sebuah wawancara dengan New York Times, menolak laporan harian ini dan mengatakan, "Satu-satunya motivasi presiden adalah untuk meningkatkan kehidupan rakyat Amerika dan menjadikan negara kita hebat."
"Kita harus menghargai para donatur yang mendukung Trump, bukan menargetkan mereka," imbuhnya.(sl)