Pars Today

Indonesian
  • Beranda
  • Radio
  • Albanian shqip
  • Armenian Հայերեն
  • Assyrian ܐܬܘܪ̈ܝܐ
  • Azeri Azəri
  • Bangla বাংলা
  • Chinese 中文
  • Dari دری
  • English English
  • French français
  • German Deutsch
  • Hausa Hausa
  • Hebrew עברית
  • Hindi हिन्दी
  • Indonesian Bahasa Indonesia
  • Italian Italiano
  • Japanese 日本語
  • Kazakh қазақ тілі
  • Kiswahili Kiswahili
  • Pashto پښتو
  • Persian فارسی
  • Russian Русский
  • Spanish Español
  • Tajik Тоҷик
  • Taleshi Tolışə
  • Turkish Türkçe
  • Turkmen Türkmen
  • Uzbek узбек
  • Dunia
  • Asia Barat
  • Iran
  • Agama
  • Parspedia
  • Disinformasi

keuangan

  • Kemenkeu AS Masukkan 4 Perusahaan Berbasis di UEA ke dalam Daftar Terorisme

    Kemenkeu AS Masukkan 4 Perusahaan Berbasis di UEA ke dalam Daftar Terorisme

    Jan 02, 2026 11:50

    Pars Today - Kementerian Keuangan Amerika Serikat telah memasukkan empat perusahaan yang beroperasi di Uni Emirat Arab ke dalam daftar terorisme, karena dituduh membiayai dan mempersenjatai gerakan Ansarullah Yaman.

  • Arab Saudi: UEA Segera Tarik Pasukannya dari Yaman!

    Arab Saudi: UEA Segera Tarik Pasukannya dari Yaman!

    Des 30, 2025 16:54

    Pars Today - Kementerian Luar Negeri Arab Saudi mengeluarkan pernyataan yang menyerukan Uni Emirat Arab untuk segera menarik semua pasukannya dari Yaman dalam waktu 24 jam dan menghentikan semua dukungan militer dan keuangan dari pihak mana pun di negara ini.

  • Berjanji untuk Meningkatkan Perekonomian AS, Trump Justru Menyebabkan Kebangkrutan?

    Berjanji untuk Meningkatkan Perekonomian AS, Trump Justru Menyebabkan Kebangkrutan?

    Des 29, 2025 00:02

    Pars Today - Gelombang kebangkrutan perusahaan-perusahaan Amerika pada tahun 2025 menunjukkan bahwa tekanan inflasi, tarif yang tinggi, dan kebijakan perdagangan yang tidak stabil telah membawa banyak perusahaan ke ambang kehancuran.

  • ASIA: Blok Baru, Persaingan Teknologi, dan Tantangan Keuangan

    ASIA: Blok Baru, Persaingan Teknologi, dan Tantangan Keuangan

    Des 27, 2025 13:38

    Pars Today - Asia sedang mendefinisikan ulang peta kekuatan. Jepang memimpin dalam kecerdasan buatan dengan triliunan yen dan menembus Asia Tengah. Kenaikan suku bunga Tokyo mengguncang ekonomi Indonesia. Dan Iran bersiap untuk menjadi pusat perdagangan di Asia Barat, mengandalkan keamanan internal.

  • Mengapa Integrasi Keuangan Sangat Penting Bagi Masa Depan Afrika?

    Mengapa Integrasi Keuangan Sangat Penting Bagi Masa Depan Afrika?

    Des 23, 2025 23:51

    Pars Today - Negara-negara Afrika mendorong pembentukan bank sentral tunggal dan mata uang bersama.

  • Mengapa Mayoritas Warga Jepang Tidak Optimis dengan Kebijakan Ekonomi Pemerintah?

    Mengapa Mayoritas Warga Jepang Tidak Optimis dengan Kebijakan Ekonomi Pemerintah?

    Des 23, 2025 23:39

    Pars Today - Jajak pendapat terbaru di Jepang menunjukkan bahwa lebih dari separuh penduduk negara itu sangat khawatir tentang keadaan dan kesehatan ekonomi negara.

  • NYT: Kembali Berkuasa, Ratusan Pendukung Keuangan Trump Raup Keuntungan

    NYT: Kembali Berkuasa, Ratusan Pendukung Keuangan Trump Raup Keuntungan

    Des 23, 2025 10:18

    Pars Today - New York Times melaporkan dalam sebuah laporan investigasi bahwa ratusan donor utama kampanye pemilu Donald Trump telah menikmati hak istimewa dan peluang khusus sejak ia kembali berkuasa.

  • Keputusan berisiko para pemimpin Eropa: Gunakan Aset Rusia yang Dibekukan untuk Dukung Ukraina

    Keputusan berisiko para pemimpin Eropa: Gunakan Aset Rusia yang Dibekukan untuk Dukung Ukraina

    Des 18, 2025 18:36

    Pars Today – Rencana Uni Eropa untuk memanfaatkan aset terblokir Rusia guna menjamin finansial Ukraina dalam sidang Brussel mendapat penentangan internal dan kekhawatiran dari sisi hukum.

  • Prakiraan Penurunan Suku Bunga di Tengah Melemahnya Pasar Tenaga Kerja

    Prakiraan Penurunan Suku Bunga di Tengah Melemahnya Pasar Tenaga Kerja

    Des 08, 2025 13:56

    Pars Today - Bank sentral AS kemungkinan akan menyetujui penurunan suku bunga ketiganya tahun ini, dipengaruhi oleh data ketenagakerjaan yang lemah dan kekhawatiran tentang pelemahan ekonomi.

  • Mengapa Afrika Menuntut Kursi Tetap di Dewan Keamanan PBB?

    Mengapa Afrika Menuntut Kursi Tetap di Dewan Keamanan PBB?

    Nov 26, 2025 13:28

    Pars Today - Afrika menuntut kursi tetap di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Tampilkan Lainnya
Headline
  • Iran Ungkap Lebih dari 20 Prestasi Nuklir

    Iran Ungkap Lebih dari 20 Prestasi Nuklir

    2 hours ago
  • Rafah, Jalur ke Gaza yang Dihantui Interogasi, Ancaman, dan Penghinaan

  • Trump: Kami Sekarang Sedang Bernegosiasi dengan Iran

  • Tenda Pengungsi Diserang Zionis, 7 Warga Palestina Gugur

  • Baghaei: Semua Rencana Telah Dilakukan untuk Pembicaraan

Pilihan Editor
  • Dari Washington ke London Mengisahkan Kebejatan Moral Barat

    Dari Washington ke London Mengisahkan Kebejatan Moral Barat

    3 hours ago
  • Axios: Washington Setuju Mengadakan Pembicaraan di Oman

    Axios: Washington Setuju Mengadakan Pembicaraan di Oman

    4 hours ago
  • Atlet Wanita Iran Raih Emas di Atletik dan Taekwondo

    Atlet Wanita Iran Raih Emas di Atletik dan Taekwondo

    18 hours ago
Terpopuler
  • Mayjen Mousavi: Doktrin Angkatan Bersenjata Iran Berubah Menjadi Pendekatan Ofensif

  • Apa yang Dimaksud dengan Perang Regional dan Bagaimana Cara Kerjanya?

  • Peradaban Pemerkosaan, Dari Istana Kerajaan hingga Pulau Pribadi

  • Pengungkapan Jaringan 1,7 Miliar Like Palsu; Proyek Media Rezim Pendudukan untuk Pengaruh di Iran

  • Mengapa Serangan Militer AS ke Iran Ditunda?

  • Mengapa AS Kalah dari Iran?

  • Shamkhani: Iran Tidak Pernah Memulai Perang dalam 47 Tahun Terakhir

  • Krisis Kredibilitas Elite Inggris setelah Skandal Epstein

  • Empat Belas Tahapan Kemunduran Hegemoni Amerika; Sebuah Narasi Lima Dekade Konfrontasi Washington dengan Iran

  • Iran Ungkap Lebih dari 20 Prestasi Nuklir

Pars Today

© 2026 PARS TODAY. All Rights Reserved.

Berita
    Dunia
    Asia Barat
    Iran
    Agama
    Parspedia
    Disinformasi
Pars Today
    Tentang kami
    Kontak kami
    Rss