Netanyahu dan 100 Ribu Zionis Nodai Masjid Al-Aqsa
https://parstoday.ir/id/news/daily_news-i197132-netanyahu_dan_100_ribu_zionis_nodai_masjid_al_aqsa
Pars Today – Bersamaan dengan penyerbuan lebih dari 100 ribu Zionis ke Masjid Al-Aqsa, Perdana Menteri rezim Zionis dengan pengamanan ketat hadir di samping Tembok Buraq dan terowongan-terowongan di bawah Masjid Al-Aqsa.
(last modified 2026-09-20T12:47:05+00:00 )
Sep 20, 2026 19:45 Asia/Jakarta
  • Benjamin Netanyahu
    Benjamin Netanyahu

Pars Today – Bersamaan dengan penyerbuan lebih dari 100 ribu Zionis ke Masjid Al-Aqsa, Perdana Menteri rezim Zionis dengan pengamanan ketat hadir di samping Tembok Buraq dan terowongan-terowongan di bawah Masjid Al-Aqsa.

Menurut laporan Kantor Berita Mehr yang dikutip dari Al-Jazeera, Benjamin Netanyahu, Perdana Menteri rezim Zionis pada jam-jam awal dini hari hari Minggu ini (20/9), mempublikasikan video dan gambar melalui akun resminya di Instagram yang merekam partisipasinya dalam penodaan Masjid Al-Aqsa bersama sekitar seratus ribu Zionis. Ia dalam acara ini muncul dengan pengamanan ketat dan dari balik kaca antipeluru.

 

Netanyahu juga bersama istrinya pergi ke salah satu terowongan yang digali di bawah Tembok Buraq dan sekali lagi mengulangi klaim-klaim khayalannya tentang kepemilikan Masjid Al-Aqsa.

 

Bersamaan dengan tindakan-tindakan ini, media-media sosial saling berbagi gambar-gambar penyerbuan ribuan pemukim ke area Tembok Buraq, yang terletak di barat Masjid Al-Aqsa, untuk melaksanakan ritual Talmud.

 

Gambar-gambar ini memicu gelombang kemarahan dan kecaman luas di kalangan pengguna media sosial. Pengguna ruang maya menilai tindakan Netanyahu di terowongan Tembok Buraq dan perkataannya tentang "Al-Quds" sebagai upaya nyata untuk memaksakan narasi Zionis pada realitas kota Al-Quds dan mengubah klaim-klaim menjadi fakta lapangan.

 

Aktivis politik menekankan bahwa masalah ini tidak terbatas pada pembukaan sebuah terowongan atau pernyataan sepintas, melainkan menunjukkan sebuah proyek terorganisir dengan tujuan mengubah identitas utama tempat tersebut dan memaksakan kondisi yang diinginkan Zionis pada Masjid Al-Aqsa.

 

Orang-orang ini menegaskan bahwa penggalian di bawah Masjid Al-Aqsa, membuka jalan bagi distorsi realitas. Mereka memperingatkan bahwa aspek paling berbahaya dari proses ini adalah menerima dukungan implisit terhadap proyek ini melalui keheningan, normalisasi, dan penyerahan yang membebankan tanggung jawab konsekuensi masa depan pada pundak mereka yang diam.

 

Para blogger menunjukkan bahwa masuknya Netanyahu ke terowongan-terowongan dan deskripsinya tentang wilayah-wilayah ini, di samping perluasan penyerbuan dan ritual Talmud puluhan ribu orang di sekitar masjid ini, mengonfirmasi bahwa identitas Al-Quds berada dalam bahaya. (MF)