Diserang Pasukan Yaman, Kapal Induk AS Tinggalkan Laut Merah Utara
Juru Bicara Angkatan Bersenjata Yaman mengeluarkan pernyataan yang mengumumkan serangan terhadap kapal induk AS di Laut Merah utara.
Jaringan Sahab melaporkan, Yahya Saree, Juru Bicara Angkatan Bersenjata Yaman dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat (10/1/2025) mengumumkan Kapal induk AS Harry Truman dan sejumlah kapal perangnya menjadi sasaran di Laut Merah utara dengan sejumlah rudal jelajah dan pesawat tak berawak.
Brigadir Jenderal Saree menyatakan bahwa operasi ini menggagalkan serangan udara baru terhadap Yaman yang dilancarkan oleh kapal induk Harry Truman dan memaksa kapal induk Amerika ini meninggalkan Laut Merah utara.
Ia lebih lanjut menegaskan sekali lagi bahwa angkatan bersenjata Yaman sedang memenuhi tugas mereka untuk mendukung rakyat Palestina yang tertindas, dan operasi tersebut tidak akan berhenti sampai agresi rezim Zionis terhadap Jalur Gaza dihentikan dan blokade terhadap wilayah ini dicabut.
Juru bicara Angkatan Bersenjata Yaman melanjutkan pernyataannya dengan menegaskan bahwa Yaman telah melakukan beberapa operasi militer dalam 48 jam terakhir.
"Pada hari Kamis, Angkatan Bersenjata Yaman juga melakukan operasi dengan tiga pesawat tak berawak terhadap Tel Aviv di wilayah pendudukan, dan serangan drone secara akurat mengenai sasaran" papar Brigjen Saree.
Dalam rangka mendukung perlawanan rakyat Palestina di Jalur Gaza dan Operasi Badai Al-Aqsa, tentara Yaman telah menargetkan kapal Zionis atau kapal yang menuju wilayah pendudukan di Laut Merah dan Selat Bab El-Mandeb dalam beberapa bulan terakhir.(PH)