PM Lebanon: Israel Harus Keluar dari Setiap Jengkal Tanah Lebanon!
https://parstoday.ir/id/news/event-i170814-pm_lebanon_israel_harus_keluar_dari_setiap_jengkal_tanah_lebanon!
Perdana Menteri yang bertugas membentuk kabinet Lebanon menekankan perlunya rezim Zionis menarik diri dari setiap jengkal wilayah negara itu dan menerapkan sepenuhnya Resolusi Dewan Keamanan 1701.
(last modified 2026-03-03T08:52:08+00:00 )
Jan 15, 2025 08:36 Asia/Jakarta
  • PM Lebanon: Israel Harus Keluar dari Setiap Jengkal Tanah Lebanon!

Perdana Menteri yang bertugas membentuk kabinet Lebanon menekankan perlunya rezim Zionis menarik diri dari setiap jengkal wilayah negara itu dan menerapkan sepenuhnya Resolusi Dewan Keamanan 1701.

Jaringan Sahab melaporkan, Nawaf Salam setelah pertemuan trilateral dengan Presiden Joseph Aoun dan Ketua Parlemen Lebanon, Nabih Berri hari Selasa (14/1/2025) mengatakan,"Kita harus memaksakan penarikan penuh dari setiap jengkal terakhir wilayah kita yag diduduki Israel dan memperluas kewenangan pemerintah Lebanon sebagaimana ditetapkan dalam Perjanjian Taif".

Nawaf Salam, Perdana Menteri yang bertugas membentuk kabinet Lebanon menegaskan,"Setelah penderitaan yang disebabkan oleh agresi Israel dan krisis ekonomi, waktunya telah tiba untuk memulai babak baru kemajuan dan peluang berdasarkan keadilan dan keamanan."

"Kami akan bekerja untuk mengembangkan rencana komprehensif guna membangun perekonomian yang menikmati pertumbuhan inklusif dan berkelanjutan" ujar PM baru Lebanon.

Dalam pidatonya setelah bertemu dengan perdana menteri yang bertanggung jawab membentuk kabinet dan juru bicara parlemen negara itu di Beirut, presiden Lebanon mengatakan, "Kita tidak boleh membuang waktu dan tidak boleh ada hambatan yang menghalangi pembentukan kabinet."

Joseph Aoun menegaskan,"Jika satu segmen bangsa Lebanon menderita kekalahan, itu berarti kekalahan semuanya. Pemilihan Perdana Menteri Lebanon dilakukan melalui proses demokrasi yang menghasilkan suatu hasil tertentu, dan kepentingan publik merupakan hal yang paling utama".

"Kita harus membuktikan kepada dunia luar bahwa Lebanon dapat memerintah dirinya sendiri dengan mengirimkan pesan positif," tegas Aoun.(PH)