Besok Vaksin Booster Dimulai Nasional di Indonesia
https://parstoday.ir/id/news/indonesia-i112988-besok_vaksin_booster_dimulai_nasional_di_indonesia
Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo memastikan vaksinasi booster atau dosis ketiga untuk masyarakat Indonesia diberikan gratis alias tanpa pungutan biaya yang akan dimulai besok, Rabu (12/1).
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Nov 30, -0001 03:41 Asia/Jakarta
  • Besok Vaksin Booster Dimulai  Nasional di Indonesia

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo memastikan vaksinasi booster atau dosis ketiga untuk masyarakat Indonesia diberikan gratis alias tanpa pungutan biaya yang akan dimulai besok, Rabu (12/1).

"Saya telah memutuskan pemberian vaksin ketiga gratis bagi seluruh masyarakat Indonesia. karena sekali lagi keselamatan rakyat yang utama," ujar Jokowi dalam konferensi pers di Istana Negara seperti dikutip dari akun Youtube Setkab, Selasa (11/1).

Terkait pelaksanaan dosis pada esok, pemerintah memberikan prioritas lansia dan kelompok rentan.

"Upaya ini penting meningkatkan kekebalan tubuh masyarakat, mengingat virus covid yang terus bermutasi," ujar Jokowi.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sebelumnya mengungkapkan alasan mengapa pemberian vaksin virus corona (Covid-19) dosis lanjutan atau vaksin booster perlu dilakukan oleh pemerintah saat ini.

Kepala BPOM Penny K Lukito menyebut titer antibodi yang didapatkan warga pasca vaksinasi Covid-19 terpantau mengalami penurunan, sehingga dibutuhkan suntikan antigen baru melalui vaksinasi booster untuk memberikan perlindungan tambahan.

"Data imunogenisitas dari pengamatan hasil uji klinik dari semua vaksin Covid-19 menunjukkan adanya penurunan kadar antibodi yang significantly menurun sampai di bawah 30 persen, terjadi setelah 6 bulan pemberian vaksin primer yang lengkap," kata Penny dalam konferensi pers, Senin (10/1).

Indonesia terus mengupayakan pemulihan ekonomi di tengah pandemi Covid-19.  Bahkan, Indonesia menetapkan diplomasi kesehatan sebagai salah satu prioritas diplomasi Republik Indonesia pada 2022 untuk menjaga pembangunan ketahanan kesehatan di dalam negeri dan dunia.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan bahwa pandemi telah menyadarkan dunia bahwa ketahanan kesehatan merupakan hal yang sangat krusial. Oleh karena itu, diplomasi Indonesia akan terus mengupayakan pembangunan ketahanan kesehatan nasional dan global.

"Tahun 2022, diplomasi kesehatan akan terus menjadi salah satu prioritas Indonesia. Pandemi Covid-19 mengajarkan kita untuk memperbaiki ketahanan kesehatan nasional dan global," kata Menlu dalam Pernyataan Pers Tahunan Menlu (PPTM) 2022, Kamis (6/1).

Dalam konteks itu, diperlukan kerja sama jangka panjang untuk memperkuat infrastruktur kesehatan nasional maupun industri kesehatan, baik obat-obatan maupun vaksin. Indonesia juga harus mampu memproduksi vaksin sendiri. Selain itu, Indonesia juga dapat menjadi hub produksi vaksin di kawasan.

Pengembangan riset dan jejaring manufaktur vaksin juga akan terus didorong, termasuk melalui Coalition for Epidemic Preparedness Innovations (CEPI).

Sementara di tingkat global, arsitektur kesehatan dunia harus diperkuat agar dunia lebih siap menghadapi ancaman pandemi di masa depan. Penguatan arsitektur kesehatan global menjadi salah satu prioritas keketuaan Indonesia di G20.

Selain itu, Indonesia juga akan terus mendorong penguatan peran sentral WHO dalam mengoordinasikan aksi global di bidang kesehatan.(PH)