Mantan Wapres RI: Serangan Terbaru Hamas Bagian dari Perjuangan Palestina
https://parstoday.ir/id/news/indonesia-i154892-mantan_wapres_ri_serangan_terbaru_hamas_bagian_dari_perjuangan_palestina
Mantan Wakil Presiden Indonesia, Jusuf Kalla menilai serangan Badai Al-Quds sebagai bagian dari perjuangan Palestina.
(last modified 2025-07-30T06:25:16+00:00 )
Okt 09, 2023 09:46 Asia/Jakarta
  • Mantan Wapres RI: Serangan Terbaru Hamas Bagian dari Perjuangan Palestina

Mantan Wakil Presiden Indonesia, Jusuf Kalla menilai serangan Badai Al-Quds sebagai bagian dari perjuangan Palestina.

Situs Antara melaporkan, Wakil presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK) menyatakan aksi serangan pasukan Hamas ke Israel merupakan bagian dari perjuangan untuk merebut kebebasan dan kemerdekaan.

"Itu suatu tindakan yang luar biasa untuk kebebasan dan sebuah kemerdekaan," kata JK dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu.

JK yang juga tokoh perdamaian Aceh, Poso, dan Ambon ini menilai serangan Hamas ke Israel merupakan serangan mendadak dan jarang terjadi.

"Ini adalah suatu serangan yang dilakukan kerahasiaan, perencanaan luar biasa dan jarang terjadi," kata Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia itu.

Serangan Hamas di Gaza secara mendadak pada hari Sabtu (7/10) menggempur Israel dari berbagai penjuru, baik udara, darat, maupun laut.

Kejutan yang dirasakan warga Israel itu bersamaan dengan perayaan Simchat Torah, salah satu hari paling menggembirakan dalam kalender Yahudi.

Dalam beberapa laporan, korban tewas di kedua pihak sudah lebih dari 250 orang dan korban luka lebih dari 1.500 orang.

Kelompok-kelompok perlawanan Palestina yang berbasis di Jalur Gaza, seperti Hamas dan gerakan Jihad Islam Palestina, memulai operasi bersandi "Tufan al-Aqsa" (Badai al-Aqsa) pada hari Sabtu, 7 Oktober 2023.

Operasi ini bertujuan untuk membalas kejahatan-kejahatan rezim Zionis Israel terhadap rakyat Palestina dan Masjid al-Aqsa. Operasi pejuang Palestina ini membuat pasukan rezim Zionis kalang kabut dan menimbulkan guncangan terhadap militer dan warga Zionis.

Operasi pada hari Sabtu merupakan operasi kelompok perlawanan Palestina yang belum pernah terjadi sebelumnya. Metode intelijen, militer dan taktis yang digunakan di dalamnya, dan beberapa peralatan dan senjata yang digunakan dalam operasi tersebut, sangat berbeda dari pertempuran pada masa lalu yang dilakukan kelompok-kelompok pejuang Palestina.

Keberanian dan kreativitas yang ditampilkan kelompok-kelompok perlawanan Palestina dalam operasi "Tufan al-Aqsa" telah mengungkap dimensi baru peluang bagi front ini dan kelemahan rezim Zionis Israel.

Serangan kelompok-kelompok perlawanan Palestina dilakukan melalui darat, udara dan laut. Serangan ini meliputi semua wilayah sekitar Jalur Gaza, yang mencakup 50 pangkalan militer rezim Zionis Israel dan pemukiman-pemukiman Zionis di sekitar Gaza.

Menurut pengumuman Kementerian Kesehatan Zionis, 350 Zionis tewas, 1.864 lainnya terluka, dan 750 Zionis hilang.(PH)