Kualitas Udara Mempengaruhi Citra Indonesia
https://parstoday.ir/id/news/indonesia-i60383-kualitas_udara_mempengaruhi_citra_indonesia
Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (Inasgoc) menyatakan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terkait upaya mengurangi polusi udara di Ibu Kota. Apalagi, atlet Asian Games akan berdatangan pada 3 Agustus.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Jul 30, 2018 05:25 Asia/Jakarta
  • Asian Games 2018 secara resmi akan dibuka pada 18 Agustus 2018.
    Asian Games 2018 secara resmi akan dibuka pada 18 Agustus 2018.

Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (Inasgoc) menyatakan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terkait upaya mengurangi polusi udara di Ibu Kota. Apalagi, atlet Asian Games akan berdatangan pada 3 Agustus.

"Intinya, kualitas udara pasti akan berdampak kepada citra Indonesia," kata Direktur PR dan Media Inasgoc, Danny Buldansyah, di Jakarta, Minggu, 29 Juli 2018, seperti dikutip Metrotvnews.

Menurut dia, kontribusi terbesar terhadap polusi datang dari asap buangan kendaraan bermotor. Sejauh ini langkah yang sudah diambil Pemprov DKI ialah memperluas kebijakan ganjil genap di sejumlah ruas dan yang ada di dekat arena dan non-arena Asian Games mendatang.

"Secara spesifik, Dewan Olimpiade Asia tidak mengatur kualitas udara. Namun, kita kan ingin jangan sampai ada atlet yang bertanding dengan kualitas udara buruk," imbuh dia.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menuturkan pihaknya masih mencari solusi jangka pendek untuk mengatasi polusi udara. Menurut Anies, hasil evaluasi terhadap polusi udara di Jakarta belum stabil.

Pada pekan depan, Anies akan berbicara dengan sejumlah pakar Asian Games tentang polusi udara. "Hal ini kan penyelesaiannya jangka panjang ya, sekarang yang kita butuhkan jangka pendek," kata Anies, kemarin.

Terkait dengan Asian Games, Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana kemarin kembali mengampanyekannya dengan berjalan sehat sepanjang 4 kilometer yang dimulai dari depan rumah jabatan gubernur Sulawesi Selatan di Makassar. Presiden mengajak masyarakat agar gemar berolahraga, minimal berjalan sehat.

"Jika masyarakat sehat, tubuh sehat, kita bisa membangun negara ini dengan baik," pesan Presiden seperti disampaikan Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin melalui pesan singkat.

Presiden Tinjau Penanganan Gempa Lombok

Presiden Joko Widodo bersama Ibu Negara Iriana Jokowi melakukan kunjungan ke Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat yang terkena dampak gempa bumi berkekuatan 6,4 SR.

Dalam peninjauan itu, Presiden ingin memastikan penanganan dampak gempa dapat diselesaikan dengan cepat dan baik, seperti adanya bantuan pelayanan kesehatan, ketersediaan logistik dan kebutuhan dasar bagi pengungsi, serta tersedianya layanan pendidikan darurat.

"Presiden akan bertemu dengan warga yang terkena dampak bencana dan juga menyerahkan bantuan," demikian keterangan dari Deputi Protokol, Pers dan Media Bey Machmudin pada Senin pagi.

Eks Gubernur DKI Jakarta juga akan bertemu dengan warga yang terkena dampak bencana dan menyerahkan bantuan. Gempa diketahui menyebabkan belasan orang tewas dan ratusan luka-luka, serta ribuan rumah hancur.

Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat ratusan gempa susulan mengguncang Lombok, Nusa Tenggara Barat, dan sekitarnya. Kekuatan gempa cenderung melemah.

Selain kekuatan gempa yang cenderung melemah, BMKG menyatakan frekuensi atau jarak waktu terjadinya gempa susulan juga semakin menurun. Namun, BMKG memprediksi gempa susulan masih akan terjadi hingga beberapa hari ke depan.

Diperkirakan lama peluruhan gempa susulan ini akan berlangsung bisa selama beberapa hari, hingga minggu, ke depan.

BMKG pun mengimbau masyarakat terus waspada dan memantau informasi yang dibagikan BMKG dan pemerintah. Masyarakat juga dihimbau tidak mudah terprovokasi dengan berita bohong alias hoaks.

Gempa berkekuatan 6,4 Skala Richter (SR) mengguncang wilayah Lombok, Bali dan Sumbawa. Gempa menewaskan 16 orang dan menyebabkan ratusan warga lainnya terluka. Ribuan rumah juga dilaporkan rusak. (Metrotvnews/Antara)