Pemberantasan Korupsi dalam Pidato Jokowi
-
Presiden Indonesia, Joko Widodo
Pidato Presiden Joko Widodo usai dilantik dua hari lalu disorot berbagai kalangan, salah satunya mengenai masalah pemberantasan korupsi yang dianggap tidak dijadikan prioritas.
Sekretariat Nasional (Seknas) Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) mengkritik Jokowi yang tidak menyinggung soal korupsi dan upaya pemberantasan saat berpidato usai dilantik sebagai presiden.
Situs CNNIndonesia melaporkan, Sekjen FITRA Mishbah Hasan mengatakan bahwa investasi pasti akan terganggu jika praktik korupsi marak dilakukan. Investasi sendiri merupakan salah satu poin yang disampaikan Jokowi saat berpidato.
Dia menilai Jokowi dalam pidatonya tidak menjadi pemberantasan korupsi sebagai prioritas pemerintahan Jokowi-Amin. Padahal masalah utama investasi adalah budaya korupsi.
Mengutip laporan World Economic Forum (WEF), Misbah menjelaskan bahwa jumlah kasus tindak pidana korupsi yang cukup tinggi termasuk penghambat utama investasi di Indonesia. Padahal Jokowi di periode kedua ini ingin menggenjot investasi secara besar-besaran.
Ia mendorong Jokowi untuk fokus pada pencegahan dan pemberantasan korupsi, memperkuat kelembagaan KPK.
Presiden Jokowi menyampaikan pidato usai dilantik di Gedung DPR/MPR pada Minggu (20/10) yang menjelaskan tentang 5 prioritas pembangunan yang akan dilakukan.
Lima poin yang dimaksud yakni tentang pembangunan sumber daya manusia, pembangunan infrastruktur, penyederhanaan regulasi dengan mendorong dua RUU Cipta Lapangan Kerja dan RUU Pemberdayaan UKM. Kedua RUU tersebut akan masuk prolegnas.(PH)