Pengobatan Kanker Efektif Minim Efek Samping di Iran dengan Teknologi Elektrokemoterapi
-
Pengobatan kanker dengan teknologi elektrokemoterapi
Pars Today - Para teknolog dari sebuah perusahaan rintisan (startup) Iran yang bergerak di bidang teknologi biomedis modern berhasil memproduksi perangkat elektroporasi dan elektrokimioterapi (electrochemotherapy/ECT) untuk pengobatan kanker yang efektif dengan efek samping rendah.
Dengan mengandalkan pengetahuan dan pengalaman kolektif para peneliti dan insinyur, perusahaan Iran ini berhasil merancang dan membangun perangkat elektroporasi dan elektrokimioterapi canggih dengan protokol terapi khusus. Pencapaian ini dinilai berperan penting dalam memperluas metode minimal invasif dan terarah untuk perawatan pasien manusia maupun hewan.
Dilansir Pars Today dari IRIB, 5 Mei 2026, perusahaan Iran ini dikenal sebagai salah satu dari sedikit produsen teknologi elektroporasi tingkat lanjut di dunia.
Amineh Mohammadi Moghaddam, kepala departemen riset dan pengembangan perusahaan Iran ini, menggambarkan perangkat elektroporasi buatan dalam negeri sebagai salah satu teknologi kunci dalam riset dan terapi modern.
Ia menjelaskan, "Perangkat ini telah dipasok ke pusat-pusat ilmiah, akademik, rumah sakit, dan perusahaan farmasi terkemuka di Iran, serta digunakan dalam proyek riset dan pengobatan mereka."
Elektroporasi memiliki aplikasi luas: produksi obat-obatan biologis dan rekombinan, tanaman transgenik, rekayasa genetika, terapi gen, dan terapi sel.
Tentang negara-negara produsen teknologi ini dan keunggulan kompetitif produk lokal, Mohammadi Moghaddam mengatakan bahwa perangkat elektroporasi saat ini diproduksi oleh negara-negara seperti negara-negara Eropa, AS, Korea Selatan, Jepang, dan sejumlah negara lain. Namun, produksi dalam negeri dengan mengandalkan pengetahuan lokal memungkinkan akses yang lebih mudah, layanan purna jual, dan pengembangan protokol yang selaras dengan kebutuhan klinis di Iran.
Iran tidak hanya berperang, tetapi juga berinovasi di bidang medis. Elektrokimoterapi, metode yang menyuntikkan obat kemoterapi dosis rendah lalu "menyengat" sel kanker dengan listrik, kini bisa diakses lebih luas berkat teknologi lokal. Ini bukan hanya tentang alat, tetapi tentang kemandirian dan efisiensi biaya.(Sail)