Iran Aktualita, 8 Juli 2021
https://parstoday.ir/id/news/iran-i100798-iran_aktualita_8_juli_2021
Dinamika Iran pekan lalu diwarnai sejumlah isu penting di antaranya mengenai langkah Iran memproduksi pelat bahan bakar nuklir silicide dengan uranium diperkaya 20 persen.
(last modified 2026-03-03T08:52:08+00:00 )
Jul 08, 2021 14:26 Asia/Jakarta
  • Reaktor riset Tehran
    Reaktor riset Tehran

Dinamika Iran pekan lalu diwarnai sejumlah isu penting di antaranya mengenai langkah Iran memproduksi pelat bahan bakar nuklir silicide dengan uranium diperkaya 20 persen.

Selain itu, Iran menyambut baik dialog dengan Arab Saudi, Iran akan menggenjot produksi minyak jika sanksi AS dicabut, angkatan laut Iran siaga penuh, helikopter IRGC saat ini dilengkapi rudal anti-tank Qaem-114, Iran jadi tuan rumah pertemuan delegasi pemerintah Afghanistan dan Taliban,  dan Film Iran 'Sami' bersaing di Festival Film Internasional Rusia.

 

Kazem Gharibabadi

 

Iran Segera Produksi Pelat Bahan Bakar Nuklir Silicide

Kazem Gharibabadi, Duta Besar Iran dan Wakil Tetap Iran Untuk Organisasi Internasional di Wina menyatakan bahwa Iran akan segera memproduksi pelat bahan bakar silicide pertama yang akan dipergunakan untuk reaktor Tehran.

Kazem Gharibabadi hari Selasa (6/7/2021) mengatakan, "Program ini telah diberitahukan ke Organisasi Energi Atom Internasional (IAEA) sembilan hari yang lalu dan urusan operasionalnya segera dimulai,".

"Bahan bakar silicide adalah jenis bahan bakar nuklir modern yang teknologinya hanya tersedia untuk segelintir negara, dan secara signifikan akan meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi radiofarmasi, sekaligus menjadikan Republik Islam Iran salah satu negara terkemuka di bidang teknologi nuklir," ujar wakil tetap Iran untuk organisasi internasional di Wina.

Ia mengungkapkan bahwa kegiatan penelitian dan pengembangan proyek ini telah dimulai sekitar tiga bulan lalu.

"Dalam proses baru, pelat bahan bakar baru akan diproduksi menggunakan uranium yang diperkaya 20 persen," tegasnya.

 

Jubir Kemenlu Iran

 

Iran Sambut Baik Dialog dengan Arab Saudi

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan, Iran selalu menyambut baik dialog dengan Arab Saudi untuk mencapai hasil positif.

"Para pejabat Riyadh tahu bahwa Tehran berdasarkan prinsip dasarnya, selalu menginginkan negara-negara kawasan untuk menjaga perdamaian dan keamanan di Teluk Persia," kata Saeed Khatibzadeh dalam konferensi pers di Tehran, Selasa 6 Juli 2021, seperti dilaporkan Iran Press.

Ia menambahkan, pendekatan ini – berkat upaya Iran – telah membantu mengakhiri dominasi Daesh dan kelompok teroris lainnya di Irak dan Suriah serta mencegah infiltrasi kelompok takfiri di negara-negara Teluk Persia.

"Kami selalu menyambut baik dialog untuk mencapai hasil positif dan pandangan kami tentang pembicaraan dengan Arab Saudi juga positif," tegas Khatibzadeh.

 

Bijan Namdar Zanganeh

 

Iran akan Genjot Produksi Minyak jika Sanksi AS Dicabut

Menteri Perminyakan Iran, Bijan Namdar Zanganeh mengatakan Iran akan kembali ke pasar dengan cepat jika sanksi AS dicabut, terlepas dari keputusan yang dibuat oleh OPEC+.

“Keputusan OPEC+ tidak akan mempengaruhi tekad Iran untuk meningkatkan ekspor minyak,” tegasnya pada hari Jumat, 2 Juli 2021 seperti dilansir IRNA.

Hal itu disampaikan Zanganeh setelah mengikuti pertemuan virtual OPEC+ untuk membahas kuota produksi untuk Agustus mendatang. Kesepakatan belum dicapai dan pertemuan akan dilanjutkan kembali pada Senin depan.

“Pada pertemuan ini, kami berbicara tentang kembalinya Iran ke pasar. Saya sampaikan bahwa keputusan apa pun yang dibuat tidak akan mempengaruhi tekad kami. Begitu sanksi dicabut, kami akan kembali ke pasar dalam waktu sesingkat mungkin,” kata Zanganeh.

Ia menjelaskan bahwa pertemuan berlangsung lama karena sebagian anggota berselisih tentang kuota produksi mereka. Sebagian berpikir bahwa ketidakadilan telah terjadi dan sebagian pihak mendapatkan kuota yang lebih banyak.

 

Hamzeh Ali Kaviani

 

Laksamana Kaviani: Angkatan Laut Iran Siaga Penuh

Wakil Komandan Angkatan Laut Militer Iran mengatakan, hari ini AL Militer Republik Islam Iran berada dalam kesiapan penuh.

Laksamana Muda Hamzeh Ali Kaviani, Selasa (6/7/2021) saat meninjau Wilayah Pertama AL Militer Iran, menekankan kesiapan, kemampuan tempur, operasi dan informasi unit-unit kapal selam di wilayah ini.

Menurutnya semangat tinggi pasukan di Wilayah Pertama AL Militer Iran, saat menjalankan tugas merupakan modal untuk menghadapi ancaman potensial musuh.

"Hari ini AL Militer Iran berada dalam kesiapan penuh," tegasnya.

Laksamana Muda Kaviani menambahkan, "Kami selalu membawa pesan persahabatan dan perdamaian, namun jika ada negara atau kelompok tertentu ingin mengancam Republik Islam Iran, maka reaksi kami adalah pukulan yang mematikan."

 

Rudal Qaem 114

 

Helikopter IRGC Kini Dilengkapi Rudal Anti-Tank Qaem-114

Rudal presisi baru yang ditambahkan ke helikopter-helikopter serbu Angkatan Darat, Korps Garda Revolusi Islam Iran, IRGC, Qaem-114, hari Rabu (7/7/2021) dipamerkan.

Rudal presisi Qaem-114 dipamerkan dalam acara penyerahan persenjataan baru ke AD IRGC yang dihadiri oleh Komandan korps ini.

Qaem-114 adalah rudal anti-tank yang memiliki jarak tempuh sampai 10 kilometer, mampu menghancurkan target bergerak atau diam, dan dilengkapi dengan beragam jenis sistem pelacak panas tubuh, sistem televisi, dan laser.

Bobot rudal presisi baru ini mencapai 50 kilogram, dan berat hulu ledaknya 15 kilogram.

 

Pertemuan Afghan-Afghan di Tehran

 

Iran Tuan Rumah Pertemuan Delegasi Pemerintah Afghanistan dan Taliban

Pemerintah Iran membuka pembicaraan intra-Afghanistan di Tehran pada Rabu pagi, 7 Juli 2021. Pertemuan ini dihadiri oleh perwakilan pemerintah Kabul dan para petinggi Taliban.

Dikutip dari media Iran Press, pembicaraan intra-Afghanistan dibuka oleh Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif.

Zarif dalam pidatonya menyinggung intervensi militer Amerika Serikat di Afghanistan dan kehadiran mereka di negara itu selama lebih dari dua dekade.

“Hari ini rakyat dan pemimpin politik Afghanistan harus membuat keputusan sulit demi masa depan negara mereka,” tambahnya.

Menurut menlu Iran, pilihan terbaik untuk para pemimpin dan faksi-faksi politik Afghanistan adalah kembali ke meja perundingan dan berkomitmen pada solusi politik.

Ia menekankan kesiapan Iran untuk membantu proses pembicaraan yang sedang berlangsung antara faksi-faksi politik untuk menyelesaikan krisis di Afghanistan.

Zarif juga menekankan komitmen Iran untuk berkontribusi pada pembangunan politik, ekonomi, dan sosial Afghanistan yang komprehensif setelah terciptanya perdamaian.

Dalam pembicaraan di Tehran, delegasi pemerintah Kabul dipimpin oleh Younus Qanooni, mantan Menteri Luar Negeri Afghanistan, sementara rombongan Taliban diketuai oleh Sher Mohammad Abbas Stanikzai, Wakil Kepala Departemen Luar Negeri Taliban.

 

Film Sami

 

 

Film Iran 'Sami' Bersaing di Festival Film Internasional Rusia

Film Iran berjudul, "Sami" diterima di bagian utama kompetisi Festival Film Internasional Kazan ke-16 di Rusia. Film ini menceritakan kisah cinta seorang pria yang tidak percaya bahwa istrinya telah hilang sejak 20 tahun silam.

Dilansir dari IRNA, Senin 5 Juli 2021, film garapan Habib Bavi Sajed ini menjadi satu-satunya perwakilan sinema Iran di bagian utama kompetisi festival film internasional di kota Kazan, Rusia.

Festival Film Internasional Kazan dengan motto "Dialog Budaya Melalui Budaya Dialog" akan digelar pada tanggal 5-10 September 2021 di Rusia.(PH)