Bertemu Ghalibaf, Pemimpin Hamas Berterima Kasih atas Dukungan Iran
https://parstoday.ir/id/news/iran-i102466-bertemu_ghalibaf_pemimpin_hamas_berterima_kasih_atas_dukungan_iran
Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf mengatakan, perlawanan rakyat Palestina dalam perang 12 hari telah membawa kemuliaan bagi kaum Muslim.
(last modified 2025-07-30T06:25:16+00:00 )
Aug 06, 2021 11:40 Asia/Jakarta
  • Ismail Haniyeh (kiri) dan Mohammad Bagher Ghalibaf.
    Ismail Haniyeh (kiri) dan Mohammad Bagher Ghalibaf.

Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf mengatakan, perlawanan rakyat Palestina dalam perang 12 hari telah membawa kemuliaan bagi kaum Muslim.

Seperti dilaporkan IRIB, Ghalibaf bertemu dengan Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh di Tehran di sela-sela upacara pelantikan presiden baru Iran pada Kamis (5/8/2021).

“Saya mengucapkan selamat kepada Anda atas kemenangan rakyat Palestina dan para mujahidin Perlawanan dalam perang melawan musuh yang bersenjata lengkap, rezim Zionis,” kata Ghalibaf kepada Haniyeh.

Republik Islam Iran, lanjutnya, tetap berkomitmen pada pembebasan wilayah pendudukan, dan isu-isu seperti normalisasi dan pengakuan kepada Israel tidak akan mempengaruhi tekad kami.

Dia mencatat bahwa Zionis tidak akan puas sampai dapat memecah negara-negara Muslim dan menyulut perpecahan di tengah umat Islam, tetapi perlawanan rakyat Palestina memainkan peran penting dalam mengalahkan konspirasi Zionis.

Sementara itu, Haniyeh berterima kasih atas sikap tegas Iran mendukung rakyat Palestina dalam berbagai situasi. Ia mengatakan kepemimpinan, rakyat dan pemerintah Republik Islam Iran adalah pendukung setia rakyat Palestina dan poros perlawanan.

“Rakyat Palestina dalam pertempuran Saif al-Quds menunjukkan bahwa satu-satunya cara untuk mewujudkan hak-hak rakyat Palestina dan umat Islam adalah perlawanan dan jihad melawan rezim penjajah. Jalan ini akan dilanjutkan dengan kekuatan dan keyakinan,” kata petinggi Hamas itu.

Haniyeh menegaskan rakyat Palestina bertekad untuk merebut kembali wilayah-wilayah pendudukan. Tekad dan semangat kelompok perlawanan tidak akan pernah memudar dalam melawan rezim penjajah sampai pembebasan. (RM)