Iran Kecam Resolusi Usulan Kanada tentang Situasi HAM
-
Saeed Khatibzadeh.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan rancangan resolusi tentang situasi hak asasi manusia yang diusulkan Kanada dan didukung oleh beberapa negara Barat, tidak punya legalitas hukum.
Saeed Khatibzadeh pada hari Kamis (18/11/2021), menanggapi rancangan resolusi tentang situasi HAM di Iran yang diajukan di Komite Ketiga Majelis Umum PBB.
"Resolusi itu didasarkan pada suara yang lemah dan terpecah akibat dari berbagai tekanan dan ancaman politik," ujarnya seperti dikabarkan Iran Press.
Menurut Khatibzadeh, Kanada dan para pendukung utama resolusi tersebut sudah kecanduan untuk melanjutkan proyek gagal "mendiskreditkan Iran."
"Sayangnya, beberapa negara yang punya sejarah panjang dalam pelanggaran berat HAM, termasuk melalui penjualan senjata kepada rezim otoriter, diktator, dan agresif, telah menjadikan HAM sebagai alat untuk memajukan ambisi dan tujuan politik mereka," tegasnya.
"Perilaku tidak bermoral dan tidak dapat dibenarkan ini, bukan hanya tidak membantu memperbaiki situasi HAM dan menghormatinya secara global, melainkan juga menimbulkan stereotip negatif dan pelabelan politik terhadap bangsa-bangsa," kata Khatibzadeh.
Dia menilai langkah Kanada merangkul sekelompok pemerintah pelanggar HAM, termasuk Israel, Amerika Serikat, dan Inggris, untuk mengajarkan HAM kepada rakyat Iran sebagai hal yang memalukan.
Khatibzadeh menyeru otoritas Kanada untuk mengakhiri kebijakan sistematis genosida terhadap warga pribumi dan bertanggung jawab atas keterlibatannya dalam kejahatan rezim Zionis di Palestina. (RM)