IRGC Iran: Latihan Nabi Besar Saw, Pesan Tegas untuk Israel
Komandan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengatakan, perbedaan antara operasi yang sebenarnya dan latihan militer hanya terletak pada perubahan posisi peluncuran rudal.
Mayor Jenderal Hossein Salami memperingatkan terhadap segala kemungkinan petualangan militer oleh rezim Zionis Israel terhadap Iran.
Berbicara pada penutupan latihan militer pasukan IRGC pada Jumat (24/12/021), Mayjen Salami menekankan pesan dari latihan ini adalah peringatan yang jelas kepada Israel untuk menjaga ucapan dan perilakunya.
“Pesan dari latihan ini adalah peringatan tegas dan jelas terhadap ancaman para pejabat rezim Zionis agar mereka berhati-hati jika berbuat kesalahan. Jika mereka melakukan kesalahan, kami akan memotong tangan mereka,” tegasnya seperti dilaporkan Iran Press.
Mayjen Salami lebih lanjut menjelaskan latihan tersebut merupakan kombinasi dari misi drone penyerang dan rudal balistik berpemandu presisi, di mana hari ini mampu sepenuhnya mencapai tujuan realistis kami.
“Semua orang melihat bahwa target terkena secara bersamaan dan dihancurkan oleh semua rudal yang ditembakkan, ini persis seperti situasi nyata (lapangan),” tandasnya.
Pasukan IRGC menggelar latihan militer Nabi Besar Saw 17 pada 20 Desember lalu di Teluk Persia dan Selat Hormuz serta di wilayah perairan Provinsi Hormozgan, Bushehr, dan Khuzestan.
Pada hari terakhir latihan, pasukan Angkatan Udara IRGC secara bersamaan meluncurkan 16 rudal balistik yang berhasil mengenai sasaran. (RM)