Iran Respon Tegas Draf Usulan AS ke Dewan Gubernur IAEA
Jun 02, 2022 20:42 Asia/Jakarta
-
IAEA dan Iran
Draf resolusi usulan Amerika Serikat dan tiga negara Eropa anggota JCPOA ke Dewan Gubernur IAEA, mendapat reaksi tegas dari Iran.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Saeed Khatibzadeh, Kamis (2/6/2022) memperingatkan setiap langkah tidak konstruktif, pada saat yang sama Menlu Iran, Hossein Amir Abdollahian menyebut campur tangan politik dalam urusan teknis IAEA, tidak konstruktif.
Dewan Gubernur IAEA, hari Selasa depan rencananya akan menggelar pertemuan, dan menjelang pertemuan ini, Rezim Zionis berusaha menciptakan kegaduhan dengan menyampaikan dokumen yang diklaimnya berkaitan dengan program nuklir Iran.
Di sisi lain, Amerika Serikat dan tiga negara Eropa yaitu Jerman, Prancis dan Inggris menyerahkan draf resolusi usulan kepada Dewan Gubernur IAEA.
Dalam draf itu, AS dan tiga negara Eropa mengaku sangat mengkhawatirkan tidak terselesaikannya masalah-masalah terkait uranium yang ditemukan di situs-situs yang tidak diumumkan.
Keempat negara itu mengatakan karena kerja sama minim Iran, friksi dan masalah-masalah IAEA Safeguards tidak terselesaikan, dan mereka meminta Iran segera menerima permintaan IAEA untuk berinteraksi lebih besar guna menyelesaikan seluruh masalah IAEA Safeguards yang tersisa.
Kepala Perwakilan Tetap Iran di IAEA, Mohammad Reza Ghaebi mengatakan, "Republik Islam Iran meski sejak awal percaya bahwa klaim ini berdasarkan informasi-informasi fiktif buatan Rezim Zionis, dan negara-negara musuh, lalu diserahkan kepada IAEA, namun untuk menunjukan niat baik, dan membantah klaim tersebut, Tehran mengumumkan kesiapan berinteraksi secara argumentatif dan profesional dengan IAEA." (HS)
Tags