Umat Islam Diminta Ikut Pawai Hari Quds Sedunia
Seorang dosen Universitas Tehran dan analis isu-isu internasional, menilai persoalan Palestina sebagai masalah utama Dunia Islam.
Masoud Fekri dalam wawancaranya dengan wartawan IRIB, Ahad (26/6/2016), menekankan pentingnya Hari Quds Sedunia tahun ini dalam membela rakyat Palestina, dan mengatakan Hari Quds Sedunia adalah momen untuk memperbaiki janji antara umat Islam dan bangsa Palestina.
Hari Quds Sedunia, lanjutnya, merupakan pengingat tragedi pendudukan di tubuh Dunia Islam oleh para imigran Zionis atas bangsa Palestina.
Menurut Fekri, pendudukan rezim Zionis tidak boleh menjadi sebuah perkara biasa seiring berjalannya waktu dan terpengaruh oleh transformasi saat ini di Timur Tengah. Ia menegaskan bahwa masalah Palestina dan pengembalian hak-hak bangsa Palestina harus selalu menjadi perhatian kaum Muslim.
Sementara itu, Penasihat Ketua Parlemen Iran untuk Urusan Internasional, Hossein Sheikholeslam kepada wartawan IRIB, mengatakan kegagalan wacana kompromi dengan Israel sudah terlihat jelas dengan dimulainya Intifada Quds rakyat Palestina menentang pendudukan Zionis.
"Pawai Hari Quds Sedunia tahun ini akan digelar pada saat dunia menyaksikan intifada bangsa Palestina dan Intifada Quds menunjukkan bahwa bangsa Palestina tidak menerima kehadiran para penjajah Zionis di tanah airnya dan tidak akan hidup dengan mereka dalam satu wilayah," tegasnya.
Sheikholeslam menambahkan, kaum Muslim harus melaksanakan kewajiban agama, politik dan sosialnya dengan terlibat dalam pawai Hari Quds Sedunia dan menyuarakan solidaritas kepada rakyat Palestina dalam melanjutkan Intifada Quds. (RM)