Wakil Kepala AEOI: Teknologi Nuklir Bantu Atasi Krisis Air Bersih
https://parstoday.ir/id/news/iran-i150466-wakil_kepala_aeoi_teknologi_nuklir_bantu_atasi_krisis_air_bersih
Wakil Kepala Badan Energi Atom Iran menyatakan bahwa penggunaan teknologi nuklir damai bisa mengatasi sebagian dari krisis besar seperti kekurangan air bersih, maupun masalah penanganan limbah industri.
(last modified 2025-11-30T07:49:40+00:00 )
Jul 29, 2023 15:59 Asia/Jakarta
  • Wakil Kepala AEOI: Teknologi Nuklir Bantu Atasi Krisis Air Bersih

Wakil Kepala Badan Energi Atom Iran menyatakan bahwa penggunaan teknologi nuklir damai bisa mengatasi sebagian dari krisis besar seperti kekurangan air bersih, maupun masalah penanganan limbah industri.

Seyed Pejman Shirmoradi, Wakil Kepala Badan Energi Atom Iran dan CEO Perusahaan Pengembangan Aplikasi Radiasi, dalam sebuah wawancara dengan kantor berita Mehr hari Sabtu (29/7/2023) mengatakan, "Penggunaan energi atom dan teknologi nuklir damai untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat selama ini tidak dikenal dan diabaikan yang menjadi bagian yang tidak diketahui oleh publik. Padahal penggunaan teknologi ini bisa memecahkan bagian dari krisis besar seperti kekurangan air minum, maupun penanganan limbah industri,".

"Teknologi nuklir damai dapat efektif dalam penghematan air dan produksi air bersih, dan para ilmuwan telah mengembangkan metode yang efektif dan aman untuk menyelesaikan pengolahan air limbah industri, mengurangi polusi udara, dan mengawetkan makanan untuk waktu yang lama dengan menggunakan energi nuklir damai," ujar Shirmoradi.

"Dengan mempertimbangkan bahwa sebagian besar konsumsi air nasional di sektor pertanian, dengan menggunakan teknologi nuklir dimungkinkan untuk menghasilkan produk yang mengurangi konsumsi air dalam produksi pertanian hingga sepertiganya," tegas Wakil Kepala AEOI. 

Menurut Shirmoradi, dalam dokumen strategis Badan Energi Atom Iran dan atas perintah Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam, diprediksi produksi sekitar 20.000 megawatt tenaga nuklir, dan produksi 20.000 megawatt tenaga nuklir, serta peluang yang baik untuk mengejar produksi air bersih.(PH)