Jalalzadeh: Dampak Badai Al Aqsa Belum Terungkap
-
Ketua Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Parlemen Iran, Vahid Jalalzadeh
Ketua Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Parlemen Iran, Vahid Jalalzadeh menyebut Badai Al Aqsa sebagai opeasi besar kebenaran melawan kebatilan.
"Dampak dari operasi bersejarah ini sampai saat ini belum terungkap, tapi kini telah menciptakan badai yang merusak keinginan Amerika dan Zionisme," papar Jalalzadeh.
Menurut laporan IRNA, Vahid Jalalzadeh Jumat (3/11/2023) malam dalam acara peringatan syuhada Gaza yang digelar di kota Maragheh, Provinsi Azerbaijan Barat, menilai pembentukan front muqawama berhutang pada cita-cita Imam Khomeini. Lebih lanjut ia menambahkan, perjuangan melawan depotisme, memotong tangan tirani di Iran dan cita-cita Palestina, merupakan tiga pendekatan Bapak Pendiri Republik Islam Iran, Imam Khomeini, dan dunia saat ini menyaksikan terealisasinya cita-cita Palestina yang dimainkan oleh bangsa Palestina sendiri.

"Amerika sendirian di kancah internasional dan mendukung rezim Zionis, dan kekuatan Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) telah memfokuskan opini publik dunia terhadap penindasan terhadap Palestina dan telah menunjukkan wajah anti-hak asasi manusia Israel dan Amerika Serikat kepada dunia," papar Jalalzadeh.
Pejuang muqawama Palestina melancarkan operasi mengejutkan Badai Al Aqsa pada 7 Oktober 2023 dari Gaza menarget posisi Israel, dan rezim ini untuk membalas kekalahannya dan menghentikan operasi muqawama memblokade total Jalur Gaza serta menutup seluruh penyeberangan ke arah wilayah ini, serta membombardir rumah-rumah warga Gaza dan rumah sakit.
Dukungan negara-negara Barat terhadap rezim Zionis dengan dalih membela diri secara praktis menjadi lampu hijau dan ijin kepada Tel Aviv untuk melanjutkan pembantian sadis terhadap anak-anak dan perempuan Palestina. (MF)