Wapres Kuba Temui Penasihat Rahbar
Penasihat Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran untuk Urusan Internasional bertemu dan berdialog dengan Wakil Presiden Kuba.
"Republik Islam Iran dan Kuba telah melewati berbagai rintangan sulit pasca revolusi, dan Kuba berhasil mengekspor revolusinya ke negara-negara Amerika Latin lainnya, "kata Ali Akbar Velayati dalam pertemuannya dengan Ricardo Cabrisas di Tehran, ibukota Iran, Sabtu (13/8/2016) seperti dilansir ISNA.
Ia menyebut hubungan antara Iran dan Kuba pasca kemenangan Revolusi Islam sebagai positif.
Velayati menambahkan, kemerdekaan relatif yang tampak di Amerika Latin bersumber dari revolusi dari Kuba.
Penasihat Rahbar itu menegaskan, jika tidak ada kebangkitan nilai-nilai Kuba, maka Amerika Serikat hari ini menjadikan Amerika Latin sebagai halaman belakangnya yang kosong.
Sementara itu, Wapres Kuba mengatakan bahwa negaranya dan Iran bersama-sama melawan penindasan dan tirani dan berusaha merealisasikan hak-haknya.
Cabrisas menambahkan, Kuba –seperti halnya Iran– melanjutkan upayanya untuk mencabut sanksi-sanksi keji terhadap negara ini.
Ia menyebut kunjungan Menlu Iran ke Amerika Latin pada pekan depan sebagai lawatan bersejarah.
"Hubungan politik antara Kuba dan Republik Islam Iran selalu positif dan maju. Tentunya kunjungan (Menlu Iran) ini akan membantu perluasan hubungan perdagangan kedua negara," pungkasnya. (RA)