Iran dan Kuwait Perluas Hubungan Perdagangan
https://parstoday.ir/id/news/iran-i180190-iran_dan_kuwait_perluas_hubungan_perdagangan
Direktur Jenderal Kantor Asia Barat Organisasi Pengembangan Perdagangan Iran, Abdolamir Rabihavi, mengumumkan tercapainya lima kesepakatan utama antara Iran dan Kuwait untuk memperkuat hubungan perdagangan dan investasi kedua negara.
(last modified 2026-01-11T09:54:06+00:00 )
Nov 12, 2025 15:18 Asia/Jakarta
  • Iran dan Kuwait Perluas Hubungan Perdagangan

Direktur Jenderal Kantor Asia Barat Organisasi Pengembangan Perdagangan Iran, Abdolamir Rabihavi, mengumumkan tercapainya lima kesepakatan utama antara Iran dan Kuwait untuk memperkuat hubungan perdagangan dan investasi kedua negara.

Tehran, Parstoday- Rabihavi menjelaskan bahwa selama kunjungan Mohammad Ali Dehqan-Dehnavi, Wakil Menteri Perindustrian, Pertambangan, dan Perdagangan Iran, ke Kuwait serta pelaksanaan Komite Bersama Perdagangan Iran–Kuwait pada 13–14 Aban (4–5 November), kedua pihak menandatangani kesepakatan di lima bidang utama.

Ia menambahkan bahwa di sektor perdagangan, ekonomi, dan investasi, disepakati penyelenggaraan Pameran Kapasitas Iran di Kuwait pada tahun 2026. Pihak Kuwait juga menyatakan kesiapannya untuk mengunjungi pameran-pameran di Iran dan mengadakan pertemuan bisnis dengan para pejabat Iran. Kerja sama antar sektor swasta kedua negara melalui kamar dagang, pengembangan investasi di berbagai bidang, serta penghapusan hambatan perdagangan juga termasuk dalam hasil utama perundingan tersebut.

Rabihavi menekankan bahwa Kuwait memiliki keunggulan geografis penting bagi Iran, karena jarak laut yang pendek antara pelabuhan Iran seperti Abadan dan Khorramshahr dengan Kuwait, serta adanya jalur darat melalui Shalamcheh, membuat transportasi barang menjadi lebih mudah dan murah. Kuwait, yang mengimpor sekitar 38 miliar dolar AS per tahun, juga dapat menjadi pasar potensial bagi produk Iran.

McDonald’s Amerika Daftarkan 7 Merek Dagang di Rusia

Data resmi pemerintah Rusia menunjukkan bahwa perusahaan McDonald’s Amerika Serikat telah mendaftarkan tujuh merek dagang baru yang terkait dengan layanannya di Rusia dalam dua bahasa, Rusia dan Inggris.

Harga Emas Dunia Tembus USD 4.150 per Ounce untuk Pertama Kalinya Sejak Oktober

Menurut situs Market Watch, harga emas dunia pada perdagangan Selasa pagi sempat melampaui USD 4.150 per ounce, kemudian stabil di USD 4.146, naik sekitar USD 25 dibandingkan hari sebelumnya.

Lebih dari 2.700 Penerbangan Dibatalkan di AS karena Penutupan Pemerintah Federal

Maskapai penerbangan di Amerika Serikat membatalkan lebih dari 2.700 penerbangan akibat berlanjutnya penutupan pemerintahan federal dan kekurangan staf di sektor pengendali lalu lintas udara.

Menteri Transportasi AS Sean Duffy memperingatkan bahwa jika penutupan ini berlanjut hingga musim libur Thanksgiving, lalu lintas udara nasional bisa melambat drastis. Administrasi Penerbangan Federal (FAA) pekan lalu bahkan memerintahkan pengurangan jumlah penerbangan di bandara-bandara tersibuk karena sebagian besar staf belum menerima gaji selama hampir sebulan dan menolak masuk kerja.

Krisis Pangan di AS: Pemerintahan Trump Hentikan Subsidi Makanan

Pemerintahan Donald Trump juga memerintahkan pemerintah negara bagian untuk menghentikan pembayaran penuh subsidi pangan bagi keluarga berpenghasilan rendah, dengan alasan bahwa program tersebut kini dianggap “tidak sah.”

Akibat kebijakan ini, lebih dari 42 juta warga Amerika yang bergantung pada bantuan makanan hanya menerima sebagian kecil dari manfaat mereka sejak awal bulan ini, karena penutupan pemerintahan federal menghambat pembayaran bantuan tersebut.

Peringatan untuk Ekonomi Eropa: Dampak Tarif AS Akan Meningkat pada 2026

Hasil survei terbaru Konfederasi Perdagangan Eropa menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan Eropa memperkirakan dampak tarif dan ketegangan dagang dengan Amerika Serikat akan meningkat tajam pada tahun 2026.

Survei itu memperkirakan bahwa pada tahun 2025, ketegangan dagang dapat menurunkan produk domestik bruto (PDB) rata-rata kawasan euro dan Uni Eropa sebesar 0,03 persen, namun pada tahun 2026 dampaknya bisa meningkat hingga 0,5–0,6 persen, dengan kawasan euro menjadi pihak yang paling terdampak.

Sekitar Satu Juta Pekerjaan Hilang dari Pasar Tenaga Kerja AS — Tertinggi Sejak 2020

Perusahaan besar Amerika seperti Starbucks, Target, Amazon, dan Paramount dalam beberapa bulan terakhir telah memulai gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) yang disebut para ekonom sebagai “sinyal peringatan serius.”

Pada bulan September, Starbucks memangkas lebih dari 900 posisi administratif, menyusul rangkaian PHK sebelumnya di awal tahun sebagai bagian dari program restrukturisasi dan penyederhanaan organisasi.

Gelombang PHK di berbagai sektor ini diperkirakan telah menghapus hampir satu juta pekerjaan dari pasar tenaga kerja AS, angka tertinggi sejak pandemi tahun 2020.(PH)