Zarif: Posisi Amerika Latin Penting bagi Iran
Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran mengatakan, Tehran mengejar perluasan kerjasama dengan negara-negara Amerika Latin.
Mohammad Javad Zarif mengatakan hal itu kepada wartawan ketika tiba di kota Havana, ibukota Kuba, Minggu (21/8/2016) malam.
Menurutnya, kunjungan ke Amerika Latin bersama dengan delegasi tingkat tinggi politik dan ekonomi menujukkan pentingnya posisi negara-negara di kawasan ini bagi Iran.
Zarif juga menyinggung pelaksanaan proyek-proyek industri oleh perusahaan-perusahaan Iran di berbagai negara Amerika Latin.
"Republik Islam Iran memiliki hubungan politik dengan sebagian besar negara Amerika Latin, di mana perwakilannya di wilayah ini lebih banyak ketimbang di Asia," ujarnya.
Menlu Iran lebih lanjut menyinggung sanksi Amerika Serikat terhadap Kuba selama 50 tahun dan embargo negara itu terhadap Iran selama 30 tahun.
"Republik Islam Iran selalu berada di samping pemerintah dan rakyat Kuba yang anti-penindasan," imbuhnya.
Menlu Iran yang memimpin delegasi tinggi politik dan ekonomi memulai kunjungan selama tujuh hari ke enam negara Amerika Latin; yaitu Kuba, Nikaragua, Ekuador, Chili, Bolivia dan Venezuela.
Di antara tujuan lawatan tersebut adalah mengirim pesan persahabatan dan dialog dengan para pejabat politik, pelaku bisnis dan industri negara-negara yang akan dikunjungi guna memperluas kerjasama.
Kunjungan Menlu Iran ke Amerika Latin disertai oleh delegasi ekonomi yang terdiri dari sedikitnya 120 orang. (RA)