Iran Tekankan Perluasan Hubungan dengan Amerika Latin
Duta Besar Republik Islam Iran untuk Kuba mengatakan, perluasan hubungan dengan negara-negara Amerika Latin merupakan prioritas kebijakan luar negeri pemerintah Iran.
Kambiz Sheikh-Hassani mengatakan hal itu pada Minggu (21/8/2016) ketika menyinggung kunjungan Mohammad Javad Zarif, Menteri Luar Negeri Iran dan delegasi politik dan ekonomi negara ini ke Havana, ibukota Kuba.
"Setelah lebih dari 37 tahun hubungan bilateral, posisi umum di berbagai bidang, terutama di sektor politik dan dukungan berkelanjutan satu dengan lainnya, telah mendekatkan dua bangsa ini lebih dari sebelumnya," kata Sheikh Hassani.
Ia menambahkan, kerjasama antara Iran dan Kuba tidak terbatas pada hubungan bilateral saja, namun persamaan pandangan dan dukungan yang sangat baik di arena internasional dan di antara pemerintah kedua negara sedang berlangsung.
"Di parlemen, terjadi hubungan yang baik antara Republik Islam Iran dan Kuba, dan hingga sekarang, delegasi-delegasi di berbagai level, termasuk para ketua perlemen kedua negara telah melakukan kunjungan," imbuhnya.
Dubes Iran untuk Kuba lebih lanjut menyinggung hubungan Iran dan negara-negara di Amerika Latin.
Sheikh Hassani menjelaskan, Amerika Latin dan Karibia –dengan 33 negara independen– memiliki potensi ekonomi yang sangat tinggi, di mana pemanfaatan peluang ini dapat saling menguntungkan kepentingan masing-masing.
Ia menegaskan, peran efektif negara-negara Amerika Latin dan Karibia di PBB merupakan salah satu faktor yang membuat pentingnya untuk menjalin hubungan dengan negara-negara ini, di mana hal itu tidak jauh dari perspektif Iran. (RA)