Ekspor dari Pelabuhan Iran Tembus 17 Juta Ton, Irak Pasar Utama
-
Ekspor Iran lewat pelabuhan
ParsToday – Ekspor dari pelabuhan-pelabuhan di Provinsi Khuzestan, Iran barat daya, dalam 10 bulan terakhir mencapai lebih dari 17 juta ton senilai sekitar 4,9 miliar dolar AS. Irak menjadi tujuan dagang utama.
Melaporkan dari IRNA, ParsToday pada Senin, 23 Februari 2026, Behrouz Gharehbeigi, pengawas pelabuhan Khuzestan, Minggu mengumumkan bahwa dalam 10 bulan terakhir, sebanyak 17.029 juta ton barang senilai 4,925 miliar dolar AS telah diekspor dari pelabuhan-pelabuhan di provinsi ini. Ekspor dari pelabuhan Khuzestan terutama ditujukan ke pasar regional dan Asia. Irak tetap menjadi tujuan terpenting barang ekspor.
Gharehbeigi merujuk pada posisi Irak sebagai salah satu sasaran dagang utama Khuzestan. Selama periode ini, 5,332 juta ton barang senilai 1,219 miliar dolar AS telah diekspor ke Irak.
Pengawas pelabuhan Khuzestan juga mengumumkan peningkatan signifikan pendapatan kepabeanan. Pendapatan pelabuhan provinsi dalam 10 bulan mencapai 240.300 miliar Rial (sekitar Rp 107 triliun). Angka ini meningkat 51 persen dibandingkan periode sama tahun lalu.
Komoditas Ekspor dan Lalu Lintas Perbatasan
Berdasarkan laporan ini, komoditas ekspor utama meliputi hidrokarbon ringan, baja tulangan, konsentrat besi, gas alam, pentana plus, pupuk urea, billet baja, polietilena ringan, dan propana.
Negara tujuan ekspor Provinsi Khuzestan meliputi Afrika Selatan, Afganistan, India, Ghana, Kuwait, Oman, Turki, Uni Emirat Arab, Irak, dan Tiongkok.
Gharehbeigi juga merujuk pada lalu lintas pelintas batas di provinsi ini. Sepanjang 10 bulan terakhir, 3,364 juta orang memasuki provinsi melalui perbatasan Shalamcheh, Chazabeh, Bandara Ahvaz, dan pelabuhan laut Khorramshahr. Sementara itu, 3,532 juta orang keluar melalui pintu-pintu yang sama.
Provinsi Khuzestan, dengan perbatasan darat, laut, dan udara, merupakan salah satu kutub utama perdagangan luar negeri Iran.(sl)