Laksamana Irani: Musuh Harus Tahu Kami Menghukumnya dengan Serangan Mematikan
https://parstoday.ir/id/news/iran-i187026-laksamana_irani_musuh_harus_tahu_kami_menghukumnya_dengan_serangan_mematikan
Pars Today – Komandan Angkatan Laut Militer Republik Islam Iran, menyusul syahidnya para kru kapal perusak Dena, menekankan, “Musuh harus tahu bahwa kami tidak akan melupakan catatan kejahatan mereka terhadap bangsa Iran yang besar.”
(last modified 2026-03-17T12:16:25+00:00 )
Mar 17, 2026 15:14 Asia/Jakarta
  • Laksamana Amir Shahram Irani, Komandan AL Militer (Artesh) Iran
    Laksamana Amir Shahram Irani, Komandan AL Militer (Artesh) Iran

Pars Today – Komandan Angkatan Laut Militer Republik Islam Iran, menyusul syahidnya para kru kapal perusak Dena, menekankan, “Musuh harus tahu bahwa kami tidak akan melupakan catatan kejahatan mereka terhadap bangsa Iran yang besar.”

Menurut laporan Pars Today yang mengutip Kantor Berita IRIB, Laksamana Amir Shahram Irani, Komandan AL Militer (Artesh) Iran, dalam pesannya menyusul syahidnya dan menyambut kedatangan jenazah kru kapal perusak Dena, menulis, “Syuhada pemberani dari kapal perusak Dena telah mewujudkan hal yang mustahil dalam sejarah pelayaran Iran dan dengan kehadiran epik mereka dalam pelayaran mengelilingi dunia, mengibarkan bendera Iran di titik terjauh dunia, melawan terorisme maritim, dan berpartisipasi dalam menjamin keamanan maritim, telah menjadi simbol agung Angkatan Laut Iran di perairan bebas.”

Lanjutan pesan tersebut menyatakan, “Musuh yang jahat tidak dapat menahan laju transformasi dan kemajuan Angkatan Laut Militer Iran dan kehadirannya yang agung di laut. Dengan kebencian mendalam terhadap bangsa Iran, mereka menargetkan putra-putra terbaik Iran dari jarak ribuan kilometer, bertentangan dengan semua konvensi, aturan, dan regulasi internasional laut, dan prinsip-prinsip hak asasi manusia.”

Komandan Angkatan Laut Artesh Iran dalam pesannya menulis, “Jika musuh memiliki keberanian, mereka akan bertarung secara jantan dan berhadapan langsung di medan perang, bukan seperti perampok dan bajak laut, menembak dari jarak ribuan kilometer ke arah tamu dan pembawa damai latihan perdamaian.”

Laksamana Irani dalam pesannya menekankan, “Musuh harus tahu bahwa kami tidak akan melupakan catatan kejahatan mereka terhadap bangsa Iran yang besar, kami tidak akan memaafkan mereka, dan dari tempat yang tidak mereka duga, kami akan menghukum mereka dengan serangan mematikan. Semua rekan saya di Angkatan Laut Militer Iran telah berjanji untuk membalas dendam atas darah Pemimpin Revolusi yang syahid, syuhada kapal perusak Dena, komandan, dan syuhada tercinta dari Perang Ramadan.(sl)