Ayatullah Sistani: Kami Mengecam Sangat Keras Perang Zalim Terhadap Iran
-
Ayatullah Sistani
Pars Today – Pemimpin tertinggi Syiah Irak mengeluarkan pernyataan terkait agresi Amerika‑Zionis terhadap Iran, dan mengatakan, “Kami mengecam perang penindasan dengan kata‑kata terkeras.”
Menurut laporan Pars Today, Ayatullah Sistani, pemimpin tertinggi Syiah Irak, pada hari Sabtu (21/03/2026) mengeluarkan sebuah pernyataan yang menyerukan semua pihak internasional berpengaruh serta negara‑negara dunia, khususnya negara‑negara Islam, untuk mengerahkan upaya maksimal dalam menghentikan agresi Amerika‑Zionis terhadap Iran.
Berikut isi pesan Ayatullah Sistani:
Bismillahirrahmanirrahim
Wahai wanita dan pria beriman, kini tiba hari raya Idul Fitri, hari rahmat dan pengampunan, setelah sebulan penuh puasa, malam-malam penuh hidup dan ibadah, telah muncul atas kita. Hari ini adalah hari pahala ilahi. Hari di mana Allah bangga akan kalian kalian di atas para malaikat‑Nya. Semoga amal‑amal kalian diterima, dan saya memohon kepada Allah agar Idul Fitri ini kembali kepada kita, kalian, dan seluruh umat Islam dengan kebaikan, keberkahan, serta kebahagiaan.
Saudara‑saudara sekalian, meskipun Idul Fitri sarat dengan makna kebahagiaan dan kegembiraan, hati‑hati orang beriman hari ini hancur berkeping‑keping ketika menyaksikan bencana‑bencana yang menimpa saudara‑saudara kami dalam agama dan kemanusiaan. Sementara kita bertakbir dan bersukacita atas nikmat ilahi, teriakan anak‑anak terdengar, air mata ibu‑ibu yang berduka mengalir, dan nyala api menjulang di atas rumah‑rumah aman di Iran serta Lebanon, sementara agresi militer terhadap kedua negara tersebut terus berlanjut.
Kami dengan kata‑kata terkeras mengecam perang penindasan ini dan menyerukan kepada semua Muslim serta pembebas di dunia untuk mengecamnya serta menunjukkan solidaritas dengan bangsa‑bangsa yang tertindas, Iran dan Lebanon. Kami juga meminta semua pihak internasional berpengaruh serta negara‑negara dunia, khususnya negara‑negara Islam, untuk mengerahkan upaya maksimal dalam menghentikan perang ini.(sl)