Pezeshkian: Kami akan Merespons Tegas Serangan Infrastruktur dan Ekonomi
https://parstoday.ir/id/news/iran-i187850-pezeshkian_kami_akan_merespons_tegas_serangan_infrastruktur_dan_ekonomi
Pars Today – Presiden Republik Islam Iran melalui pesan yang dipublikasikan di media sosial X, menyatakan, “Kami telah berulang kali menyatakan bahwa Iran tidak akan melakukan serangan preventif, tetapi kami akan memberikan respons tegas kepada musuh yang menyerang infrastruktur dan pusat-pusat ekonomi.”
(last modified 2026-04-12T10:02:39+00:00 )
Mar 28, 2026 16:23 Asia/Jakarta
  • Masoud Pezeshkian, Presiden Iran
    Masoud Pezeshkian, Presiden Iran

Pars Today – Presiden Republik Islam Iran melalui pesan yang dipublikasikan di media sosial X, menyatakan, “Kami telah berulang kali menyatakan bahwa Iran tidak akan melakukan serangan preventif, tetapi kami akan memberikan respons tegas kepada musuh yang menyerang infrastruktur dan pusat-pusat ekonomi.”

Menurut laporan Pars Today mengutip IRNA, Masoud Pezeshkian hari Sabtu (28/03/2026) melalui pesan di media sosial X, menekankan, “Kami telah berulang kali menyatakan bahwa Iran tidak akan melakukan serangan preventif, tetapi kami akan memberikan respons tegas kepada musuh yang menyerang infrastruktur dan pusat-pusat ekonomi.”

Dalam lanjutan pesannya, ia mengingatkan, “Saya sampaikan kepada negara-negara di kawasan, jika Anda menginginkan pembangunan dan keamanan, jangan biarkan musuh-musuh kami mengelola perang dari negara-negara Anda.”

Donald Trump, Presiden Amerika Serikat, 21 Maret 2026 melalui pesan di media sosial dan dalam tindakan yang ditafsirkan oleh beberapa senator Amerika sebagai hilangnya kendali atas perang, menulis, “Jika Iran tidak membuka Selat Hormuz sepenuhnya dan tanpa ancaman dalam waktu 48 jam, Amerika Serikat akan menyerang dan menghancurkan berbagai pembangkit listrik di Iran.”

Pesan verbal berlebihan Presiden Amerika Serikat mendapat respons tegas dari pasukan bersenjata Republik Islam Iran, Presiden Iran dan Ketua Parlemen Iran.

Juru bicara Markas Besar Khatam Al-Anbiya dalam pesan televisi, menyatakan bahwa seiring dengan peringatan sebelumnya, jika infrastruktur bahan bakar dan energi Iran diserang, seluruh infrastruktur bahan bakar, energi, teknologi informasi, dan desalinasi yang digunakan oleh Amerika Serikat dan rezim di kawasan akan menjadi sasaran.

Menyusul peringatan itu, Trump menunda tenggat waktu yang diklaimnya dua kali (sekali selama lima hari dan sekali lagi selama sepuluh hari), tetapi laporan masih menunjukkan serangan kemarin oleh musuh Amerika-Israel terhadap pusat-pusat industri, universitas, dan penelitian, termasuk beberapa pabrik baja.(sl)