Rouhani: Hubungan Iran-Belarus, Positif
Presiden Republik Islam Iran menilai hubungan antara negaranya dan Republik Belarus sebagai hubungan yang bersahabat dan positif.
Hassan Rouhani mengungkapkan hal itu dalam pertemuan dengan Yuri Ivanovic Lazarcic, Duta Besar Baru Belarus untuk Iran di Tehran, Minggu (28/8/2016).
Rouhani menyinggung pentingnya perluasan hubungan dan kerjasama antara Iran dan Belarus terutama di sektor politik, ekonomi dan perdagangan.
Ia mengatakan, perencanaan untuk mengatasi segala bentuk hambatan yang mungkin dalam kerangka perluasan hubungan ekonomi harus dilakukan.
Rouhani menilai kunjungan timbal balik para pejabat Iran dan Belarus sebagai langkah efektif untuk meningkatkan hubungan dan kerjasama antarkedua negara.
Persiden Iran lebih lanjut menyatakan harapan bahwa hubungan antara Tehran dan Minsk di masa mendatang akan meningkat.
Sementara itu, Dubes baru Belarus menyerahkan surat kepercayaannya kepada Presiden Iran dan menyebut hubungan Minsk-Tehran sebagai bersahabat dan didasarkan pada saling percaya dan menghormati.
Lazarcic mengatakan, hari ini –pasca kesuksesan besar Iran dalam perundingan nuklir dan pencapaian JCPOA (Rencana Aksi Bersama Komprehensif)– muncul sebuah peluang untuk memperluas kerjasama dan hubungan antara Belarus dan Iran, di mana peluang ini harus digunakan sebaik mungkin.
Ia lebih lanjut menyinggung penyusunan dan penandatanganan peta jalan kerjasama antara Belarus dan Iran yang disepakati oleh Komisi Bersama untuk Kerjasama Ekonomi kedua negara.
Dubes Belarus untuk Iran menyerukan peningkatan hubungan dan kerjama di semua bidang; politik, ekonomi dan perdagangan Minsk-Tehran. (RA)