Iravani: Kami Tak Akan Biarkan Hormuz Jadi Gerbang Agresi; AS Terus Melanggar Hukum
-
Duta Besar dan Wakil Tetap Republik Islam Iran untuk PBB, Amir Saeed Iravani
Pars Today - Duta Besar dan Wakil Tetap Republik Islam Iran untuk PBB, Amir Saeed Iravani, menyatakan bahwa tindakan Tehran di Selat Hormuz adalah sah dan sesuai dengan hukum internasional.
Dilansir Pars TodayARSTODAY dari IRIB, 28 Mei 2026, Iravani, dalam pidatonya di Dewan Keamanan, menegaskan bahwa Iran tidak bisa membiarkan jalur air vital ini menjadi koridor bagi tindakan permusuhan dan agresi militer terhadap kedaulatan, integritas teritorial, dan kepentingan vitalnya.
Ia menambahkan bahwa tindakan ilegal dan agresif AS terhadap Venezuela dan Iran dengan jelas menunjukkan pola pemaksaan, intimidasi, ancaman, dan intervensi ilegal yang terus-menerus dalam urusan internal negara-negara berdaulat, yang merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap tujuan dan prinsip Piagam PBB. Tidak ada negara, katanya, yang boleh menganggap dirinya kebal terhadap kebijakan semacam itu di masa depan.
Kami Tak Akan Biarkan Hormuz Dilemahkan
Sementara itu, Kazem Gharib Abadi, Wakil Menteri Luar Negeri Iran, menegaskan, "Kami tidak akan membiarkan musuh mengambil langkah militer untuk melemahkan kedaulatan Iran atas Selat Hormuz."
Ia menambahkan bahwa penerapan kedaulatan Republik Islam Iran atas selat tersebut telah dimantapkan.
Di panggung tertinggi dunia, Iran menegaskan kembali pembelaannya atas haknya. Seruan ini dikirim tidak hanya ke Washington, tetapi juga ke negara-negara anggota DK PBB: bahwa setiap upaya untuk menantang kendali Iran atas Hormuz adalah ilegal. Dengan peringatan yang disampaikan oleh para diplomatnya, Iran menyatakan bahwa kesabaran ada batasnya.
"Di New York, para diplomat berbicara tentang aturan. Di Teluk Persia, kapal perang membuktikan aturan itu. Iravani mengingatkan PBB: hukum bukanlah pakaian yang bisa dipakai dan dilepas sesuai keinginan. Jika AS terus menganggap hukum internasional sebagai 'saran', maka Iran akan memperlakukan kedaulatannya sebagai 'perintah'.(Sail)