Iran Balas Agresi AS: Tanker Diserang, Kapal 'Panaya' & Pangkalan Udara AS Dihantam Rudal
-
Serangan pasukan Dirgantara IRGC Iran ke pangkalan militer AS
Pars Today - Hubungan Masyarakat IRGC, bersamaan dengan serangan rudal dan drone Pasukan Dirgantara terhadap pangkalan AS, memperingatkan bahwa melanggar aturan Selat Hormuz akan berakibat fatal.
Dilansir Pars Today, 3 Juni 2026, tentara AS yang agresif menyerang sebuah kapal tanker Iran di dekat Selat Hormuz dengan proyektil udara, menyebabkan kerusakan pada ruang mesin. Sebagai tanggapan atas pelanggaran ini, kapal musuh AS-Zionis bernama Panaya menjadi sasaran rudal angkatan laut IRGC.
AS juga menargetkan menara telekomunikasi IRGC di selatan Pulau Qeshm. Sebagai tanggapan, pangkalan udara dan helikopter musuh di salah satu negara kawasan, serta pusat Armada Kelima Angkatan Laut AS, menjadi sasaran rudal dan drone.
IRGC sebelumnya telah memperingatkan bahwa agresi apa pun akan mendapat respons yang berbeda dan lebih berat, dan bahwa mengganggu keamanan Hormuz akan membawa konsekuensi yang parah bagi tentara AS yang agresif.
Peringatan Iran tidak main-main. Setiap serangan AS, sekecil apa pun, langsung dibalas, baik di laut, darat, maupun di pangkalan udara. Ini bukan hanya tentang satu tanker atau satu menara. Ini adalah pernyataan bahwa Iran tidak akan membiarkan sekutu Zionis mengamuk tanpa hukuman, dan bahwa setiap pelanggaran akan memiliki harga yang harus dibayar.(Sail)